Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan

Rabu 15-04-2026,13:39 WIB
Reporter : Agus
Editor : Jal

Adapun Program Customer Centric lainnya adalah Iuran Kuat, yakni optimalisasi penerimaan iuran dengan melibatkan kolaborasi stakeholders JKN, misalnya dalam bentuk donasi corporate social responsibility (CSR), serta cicilan iuran secara harian dan mingguan (pengembangan Program REHAB). 

Di sisi lain, ada pula Program Prolanis Muda yang diperuntukkan bagi peserta penderita diabetes melitus dan hipertensi di bawah usia 45 tahun. 

Di samping itu, juga dilakukan Eliminasi Inefisiensi melalui optimalisasi pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi (termasuk fraud) dan pemanfaatan ‘Intelligence Claim’ berbasis artificial intelligence (AI) untuk membantu proses verifikasi klaim.

BACA JUGA:​Fraksi Golkar DPRD Babel Dukung UHC Prioritas: Solusi Cepat Bagi Warga Terdampak Penonaktifan BPJS PBI

BACA JUGA:​Fraksi NasDem DPRD Babel Desak Kemensos dan BPJS Kesehatan Tinjau Ulang Penonaktifan Massal PBI JK

Di sisi lain, 4 Program Collaborative meliputi: 

1) P-Care MBG untuk memantau tumbuh kembang siswa penerima MBG di 3 sekolah, serta status kesehatan dan kepesertaan JKN petugas SPPG di 3 lokasi SPPG; 

2) Siswa Sehat Sekolah Rakyat, yaitu pemeriksaan kesehatan berkala siswa di 3 sekolah rakyat; 

3) Desa Sehat JKN, yang melibatkan kerja sama dengan Koperasi Merah Putih (KDMP) dalam uji coba penyelenggaraan jaminan kesehatan dengan KDMP sebagai agen fasilitator; serta 

4) JKN 3T, yakni kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL ke daerah 3T, serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T.

BACA JUGA:BPJS Bangka Siap Berkolaborasi dengan Pemkab, Dukung Kemajuan dan Gali Potensi Daerah

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Pangkalpinang Ajak Babel Pos Edukasi Manfaat Program JKN

Kategori :