BABELPOS.ID, TOBOALI — Cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang dan peningkatan aktivitas petir menyebabkan gangguan pada jaringan distribusi listrik di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (8/4/2026).
Satu tiang listrik pada jaringan tegangan menengah 20 kiloVolt (kV) dilaporkan roboh di Desa Gadung, mengakibatkan padamnya aliran listrik di sebagian wilayah.
BACA JUGA:Enam Tahanan Polres Bangka yang Kabur Sudah Ditangkap Kembali, Sisa Dua Buron Ini
Kondisi cuaca tersebut sejalan dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di wilayah Bangka Belitung dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA:Dekat Tanpa Sekat, Honda NSS Tanjungpandan Satukan Konsumen Dalam Halal Bihalal
Secara teknis, curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan tanah menjadi jenuh air dan kehilangan daya dukung, sehingga meningkatkan risiko robohnya infrastruktur penopang jaringan listrik.
Pada saat yang sama, terpaan angin kencang serta aktivitas petir berpotensi memicu gangguan sistem distribusi, baik melalui kerusakan fisik maupun gangguan proteksi jaringan.
BACA JUGA:Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Gubernur Hidayat Arsani Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi Audit
Manager PLN UP3 Bangka, Muhammad Taufik, mengatakan, tim PLN bergerak cepat begitu menerima laporan gangguan dari masyarakat.
Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, asesmen teknis, serta penanganan awal guna mempercepat pemulihan pasokan listrik.
BACA JUGA:BSB Cash Permudah Akses Bandara, Tol hingga LRT di Palembang
“Penanganan dilakukan segera dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas.
Dalam kondisi cuaca yang masih dinamis, seluruh proses perbaikan dijalankan sesuai standar operasional dan prosedur keselamatan ketenagalistrikan,” ujar Taufik dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).
BACA JUGA:Soal Nasib P3K, Bupati Fery: Tak Perlu Khawatir
Ia menjelaskan, proses pemulihan meliputi penggantian tiang listrik yang roboh serta penormalan jaringan distribusi.