PT Timah Perkuat Kesejahteraan Pesisir Lewat Program Pemberdayaan Hingga Perlindungan Sosial

Senin 06-04-2026,14:23 WIB
Reporter : Agus Putra
Editor : Govin

BACA JUGA:Cara Menyimpan Telur Rebus agar Awet

Tidak hanya membantu nelayan, PT TIMAH juga melaksanakan pemberdayaan nelayan melalui program lingkungan pesisir misalnya melalui kegiatan penanaman mangrove, restocking kepiting bakau yang dilaksanakan di Kundur, restocking cumi di Perairan Pulau Bangka dan program fishing ground dan coral garden yang manfaatnya saat ini telah dirasakan nelayan.

BACA JUGA:Kabar Terbaru Tentang Warna iPhone 18 Pro

Salah satu kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan dari PT TIMAH yakni Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ratu Laut Teluk Dalam, Desa Kundur.

Sekretaris KUB Ratu Laut Teluk Dalam, Dedi menyampaikan mereka mendapatkan bantuan alat tangkap berupa jaring udang.

“Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk membeli alat tangkap, yaitu jaring udang, karena memang sebagian besar nelayan di sini menggunakan jaring udang.

Harapannya hasil tangkapan bisa lebih banyak karena jaringnya masih baru. Kalau jaring baru, hasilnya tentu lebih maksimal,” tambah Dedi.

BACA JUGA:Bernardo Silva akan Tinggalkan Manchester City

Ia menceritakan, selama ini kondisi jaring anggota banyak yang sudah rusak dan tidak layak pakai.

Namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama untuk mengganti alat tangkap tersebut.

“Hasil tangkapan sering kali tidak mencukupi untuk membeli jaring baru karena harga alat tangkap lebih mahal dibandingkan hasil tangkapan, sementara penghasilan nelayan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Dukung Penguatan Wastra Sumsel dalam Rakon PKK dan Rakerda Dekranasda 2026

Senada, Ketua Kelompok Nelayan Penganak Air Gantang, Kabupaten Bangka Barat Harman, menyampaikan kelompok mereka mendapatkan bantuan mesin tempel, kawat bubu dan tali.

Menurutnya, bantuan dari PT TIMAH sangat relevan dengan kebutuhan nelayan di wilayah pesisir Air Gantang, khususnya Dusun Penganak yang letaknya berdekatan langsung dengan laut.

“Kebutuhan nelayan di sini seperti pasang bubu dan membuat rumpon.

Mesin tempel juga sangat membantu nelayan yang sebelumnya hanya bisa bergerak di sekitar pinggir karena mesinnya kecil,” ujar Harman.

Kategori :