BACA JUGA:Pengedar Sabu di Perkebunan Sawit Desa Kota Kapur Dibekuk Polisi
Selanjutnya, Max menambahkan, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga ke rumah pelaku dan berhasil menyita barang bukti berupa cangkul yang digunakan sebagai alat pelaku, mesin air, tabung gas, serta motor Yamaha Fazio warna putih dengan nomor polisi BN 3734 AF yang diduga digunakan untuk mengangkut barang hasil curian.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan pihak keluarga bahwa mereka tidak mengetahui tentang tindakan yang dilakukan pelaku. Namun menurut keterangan pihak keluarga kondisi mental dan psikologi pelaku sering tidak stabil dalam beberapa bulan terakhir dan berencana akan membawanya ke psikiater atau rumah sakit jiwa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini pelaku dan seluruh barang bukti telah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam dan penanganan hukum sesuai peraturan yang berlaku. Namun perlu saya tegaskan, ini tidak ada kaitannya dengan politik atau unsur sara apapun, ini murni pencurian karena pelaku merasa sakit hati gegara helmnya hilang di Kantor PWI Babel tersebut," pungkasnya.
Terpisah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengapresiasi tinggi gerak cepat Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang.
Apresiasi itu, disampaikan Ketua PWI Babel, Muhammad Fathurrakhman (Boy), menyusul diamankannya terduga pelaku kasus perusakan dan pencurian di sekretariat organisasi tersebut.
"Terduga pelaku sudah diamankan. Terima kasih, Kapolda, Waka Polda, Kapolresta Pangkalpinang, Sat Intelkam dan semua jajaran kepolisian serta Badan Intelejen Daerah Bangka Belitung yang sudah memberikan atensi dalam menangani dan mengungkap kasus ini," tutur Boy
"Secara khusus, terima kasih kepada jajaran Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang dan Ibu Maia Ilham, selaku owner Kedai Maia Ilham Pangkalpinang. Karena informasi dari ibu Maia lah, pelaku akhirnya sukses diamankan," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Boy mengimbau wartawan di Negeri Serumpun Sebalai untuk senantiasa berhati-hati, waspada dan mengedepankan keselamatan serta keamanan diri dalam melaksanakan tugas jurnalistik.
“Kondisi saat ini mengundang banyak persepsi, maka dari itu kepada seluruh teman-teman wartawan, khususnya anggota PWI Babel, untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas. Utamakan keselamatan dan keamanan diri,” pesannya.
"Jika ada tindakan yang dirasa mengancam saat menjalankan tugas, agar segera melapor kepada pihak berwajib. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya tindakan-tindakan yang tidak diinginkan,” tukasnya.
BACA JUGA:Dua Pelaku Pencurian Gudang di Pangkalpinang Diringkus, Ternyata Mahasiswa dan Buruh Harian
BACA JUGA:Ada Sabu 3 Kilogram di Pondok Kebun Puding Besar