Kalau ekosistem rusak, ekonomi masyarakat ikut terdampak," ujarnya.
BACA JUGA:Jelang Ramadhan 1447 H, Sat Pol PP Bangka Tertibkan Penjualan Minuman Keras
Di sisi lain, pendekatan green economy diarahkan pada pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, penguatan sektor pertanian berkelanjutan, serta perlindungan kawasan pesisir dari risiko kerusakan lingkungan.
Isu konektivitas wilayah dan keberlanjutan lingkungan menjadi bagian penting agenda strategis pembangunan tahun 2027.
BACA JUGA:Selama Ramadhan Pelayanan RSUD Kriopanting Tetap Berjalan Optimal
Dalam sesi diskusi, perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Tukak Sadai menyampaikan berbagai usulan prioritas hasil Musrenbang desa.
Usulan tersebut antara lain peningkatan jalan penghubung antar desa, akses menuju sentra produksi perikanan, penguatan sarana dan prasarana perikanan, dukungan bagi UMKM pesisir, pengembangan sarana pariwisata, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
BACA JUGA:Jejak Sejarah Dunia di Museum Timah Indonesia Mentok Menarik Pengunjung Mancanegara
"Dari usulan ini Pemerintah akan memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perbaikan kualitas lingkungan hidup," terangnya.
"Kita ingin pembangunan yang terukur dan berdampak nyata. Tidak hanya tumbuh, tetapi juga merata dan berkelanjutan,” tambahnya.