Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 Meriah, Pemprov Babel Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya

Minggu 08-02-2026,20:30 WIB
Reporter : Septi/Rel
Editor : Govin

Festival Perang Ketupat sendiri dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ruah atau Syaban, menjelang Ramadan.

BACA JUGA: BPJ: Di AS, Thorcon tak Dikenali Lebih Jauh di Bidang PLTN, Hanya Sebagai Periset

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tari tradisional dan doa bersama, kemudian puncaknya adalah prosesi perang ketupat sebagai simbol tolak bala dan ungkapan rasa syukur masyarakat Desa Tempilang.

Tradisi ditutup dengan ritual Nganyot Perae atau menghanyutkan perahu ke laut sebagai simbol pelepasan segala marabahaya serta harapan keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat pesisir.

BACA JUGA:Hadiri Tarhib Ramadhan 1447 H di Ponpes Hubbul Quran, Bupati Fery Ajak Perkuat Keimanan

Pantauan Publikasi Diskominfo Babel di lapangan, terlihat antusias ribuan pasang mata menyaksikan pelaksanaan Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 mulai awal hingga akhir kegiatan tersebut.

Kategori :