"Insyaallah kami akan lebih (meningkatkan) berbuat untuk pelayanan di masyarakat.
Setelah kami berbuat, kami melayani, dan kami melakukan keterbukaan publik kepada masyarakat, kemudian tentunya yang menilainya bukan kami, ada pemerintah daerah dan masyarakat," ungkap Zaiwan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Air Mesu Timur, Nomi Saputra, menilai kehadiran tim KPK memberikan wawasan baru bagi jajarannya.
“Banyak hal baru yang didapat sebagai catatan untuk perbaikan administrasi dan keterbukaan informasi publik di masa depan.
Masukan dari KPK menjadi motivasi bagi kami Pemdes Air Mesu Timur untuk meningkatkan administrasi dengan lebih baik serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal dan akuntabel,” kata Nomi.
BACA JUGA:Tiga Bos Tambang Akian, Aciu & Sarpuji Jadi Tersangka Tragedi 7 Nyawa di Tambang Ilegal Pondi
Tidak berhenti pada pemeriksaan administrasi, tim KPK RI juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
Langkah ini dilakukan untuk memeriksa secara fisik beberapa pembangunan terbaru di desa tersebut guna memastikan bahwa pelaksanaan proyek di lapangan sesuai prosedur.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Inspektur Pemkab Bateng, Sekretaris Dinsos-PMD Bateng, Camat Namang, dan Camat Pangkalanbaru.
Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah