Pemprov Babel Imbau Orang Tua Batasi dan Awasi Anak Gunakan Medsos

Kamis 05-02-2026,17:29 WIB
Reporter : Septi/ant
Editor : Govin

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meminta para orang tua untuk membatasi dan mengawasi anak-anak mereka dalam penggunaan media sosial (medsos), guna mencegah prilaku tidak baik bagi mental dan kesehatan.

"Saat ini media sosial dan game online disusupi gambar ataupun video pornografi," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Kepulauan Babel Asyraf Suryadin di Pangkalpinang, Kamis.

Karena itu pihaknya gencar mensosialisasikan ke masyarakat dan sekolah-sekolah untuk mencegah dampak buruk penggunaan media sosial dan game online ini.

BACA JUGA:Di Pelantikan Ketua GOW Pangkalpinang , Wali Kota Ajak Satu Visi di Pembangunan Daerah

"Menggunakan medsos berlebihan ini memungkinkan anak-anak membuka hal-hal yang seharusnya tidak ditonton oleh anak-anak ini.

Apalagi sekarang ini media sosial dan game online anak-anak disusupi oleh video porno yang tidak wajar di lihat anak-anak," katanya.

Menurut dia, anak-anak menggunakan media sosial ataupun bermain game online berlebihan ini merupakan salah satu pemicu tingginya tindak kekerasan fisik, seksual, maupun mental terhadap anak-anak.

BACA JUGA:Dinas P3ACSKB Babel Dampingi 100 Anak Korban Kekerasan Seksual

"Ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar anak-anak ini tidak mengalami kekerasan yang dapat merusak masa depannya," kata Asyraf.

Ia mengimbau para orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya dan selalu memperhatikan perubahan prilaku anak di dalam keluarganya, agar terhindar dari tindakan-tindakan yang merusak masa depan mereka.

"Di tengah kemajuan teknologi informasi ini, anak-anak sangat rawan sekali menjadi korban kekerasan ataupun berprilaku menyimpang, karena kurangnya pengawasan para orang tua maupun keluarga terdekatnya," kata Asyraf Suryadin.

 

Kategori :