Adzan Terakhir Sang Khadimullah: Catatan Husnul Khotimah dari Masjid Al Ihsan Pangkalbalam

Minggu 01-02-2026,21:40 WIB
Reporter : Lia
Editor : Jal

Bagi Om Kato, shalat bukan sekadar kewajiban, tapi obat. Bahkan saat sakit pun, ia selalu berpesan untuk melawannya dengan tegak berdiri di hadapan Sang Pencipta.

​Kini, kursi-kursi di rumah duka Jl. Kampung Meleset telah tertata—sebuah "persiapan" yang anehnya sudah dilakukan sendiri oleh almarhum beberapa hari sebelum wafat, seolah ia tahu akan banyak tamu yang datang mendoakannya.

​Kepergian Om Kato bukan hanya duka bagi keluarga, tapi kehilangan besar bagi warga Pangkalbalam. Namun, ada penghiburan yang kuat di balik air mata mereka: bahwa seseorang akan wafat sesuai dengan kebiasaannya. Dan Om Kato telah membuktikan, bahwa hidup yang dihabiskan untuk memanggil orang bersujud, berakhir dengan "panggilan pulang" yang paling indah.

​Selamat jalan, sang Khadimullah. Adzanmu mungkin telah usai di dunia, namun gema kesalehanmu akan terus bergetar di dinding-dinding Masjid Al Ihsan.

BACA JUGA:Tekad Ketua DPRD Kejar Rp1,078 Triliun Kekurangan Bayar Royalti Timah, Akan Dipakai Untuk Ini

BACA JUGA:Gubernur Hidayat Berharap Secepatnya, Ketua DPRD Targetkan Pengesahan Perda IPR/WPR Sebelum Lebaran

Kategori :