BPBD Bangka Barat Catat 236 Kejadian Karhutla Selama 2026

BPBD Bangka Barat Catat 236 Kejadian Karhutla Selama 2026

Tim Gabungan di Bangka Barat berhasil Memadamkan Api Pada Kejadian Kebakaran lahan di Kecamatan Jebus, Senin (14/9/2026) malam.(Foto: Antara)--

BABELPOS.ID, MENTOK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sejak Januari hingga awal 14 September 2026 telah terjadi 236 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Jumlah ini cukup banyak dan perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak agar tidak terus meningkat, baik dari segi jumlah maupun luas lahan atau hutan yang terbakar," kata Kepala BPBD Kabupaten Bangka Barat Safrizal di Mentok, Rabu.

BACA JUGA:DPK Bangka Barat Gandeng Sekolah Hadirkan Literasi Menggembirakan

Dari  236 kasus karhutla tersebut, luas lahan dan hutan yang terbakar tercatat 290,3 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan, sedangkan untuk kejadian terbanyak selama ini terjadi di Kecamatan Mentok.

"Dalam setiap kejadian kebakaran, baik yang terjadi di lahan perkebunan, lahan kosong, atau di hutan paling luas sekitar lima hektare, meskipun demikian kita tetap berupaya meningkatkan kewaspadaan dan penanganan cepat dan tepat agar kebakaran tidak meluas," katanya.

BACA JUGA:4 HP Redmi Note 17 Series Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya

Menurut dia, peran serta masyarakat dan seluruh instansi terkait serta pihak swasta dalam penanganan kerhutla selama ini sudah berjalan dengan baik, namun tetap perlu ditingkatkan karena potensi masih cukup tinggi seiring masih berlangsung musim kemarau yang membuat lahan kering, disertai cuaca panas dan angin cukup kencang.

Kepada warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran, baik dalam proses membuka lahan baru untuk pertanian atau perkebunan maupun aktivitas sehari-hari karena dapat memicu munculnya titik api baru.

BACA JUGA:Pemprov Babel Deklarasikan Gerakan Babel Berintegritas: Perkuat Komitmen Birokrasi Bersih dan Melayani

"Kami juga mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran lahan, agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat oleh petugas sebelum api meluas," katanya.

Dengan jumlah kejadian yang mencapai 236 kasus dan luas lahan/hutan terbakar 290,3 hektare, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko karhutla di Bangka Barat.

BACA JUGA:Tak Terima Justiar dan Anaknya Divonis Penjara, Advokat Desak Bos Junmin, Sandy & Suhendra Diadili

BACA JUGA:DPK Bangka Barat Gandeng Sekolah Hadirkan Literasi Menggembirakan BACA JUGA:Arsenal Dekati Rekor 123 Tahun

BACA JUGA:Arsenal Dekati Rekor 123 Tahun

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: