Kasus HIV di Bangka Selatan Capai 93 Orang, Lima Kasus Baru Terungkap
--
BABELPOS.ID, TOBOALI – Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) bahwa kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Basel masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Secara kumulatif hingga 2026 tercatat sebanyak 93 kasus HIV.
Sementara itu, sepanjang Januari hingga Juni 2026 ditemukan lima kasus baru.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Bangka Selatan, Slamet Wahidin, mengatakan lima kasus baru tersebut ditemukan pada kelompok usia produktif, mulai dari remaja hingga dewasa.
BACA JUGA:Wacana Guru PPPK Jadi PNS, Rodeardo : Minta Batas Usia PNS Dipermudah
"Kasus lama yang terdata hingga tahun 2026 ini secara akumulatif mencapai 93 orang.
Untuk tahun 2026, sampai dengan bulan Juni tercatat ada lima orang penderita baru," ujarnya, Kamis (03/09).
Menurutnya, sebagian besar kasus diketahui setelah masyarakat menjalani pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Berdasarkan pemetaan sementara, wilayah Toboali menjadi daerah dengan temuan kasus HIV paling banyak.
Untuk menekan angka penularan, Dinkes PPKB Bangka Selatan terus memperkuat upaya screening, pemeriksaan dan deteksi dini terhadap HIV.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan pemeriksaan HIV terhadap ibu hamil.
Pemeriksaan tersebut penting untuk mendeteksi infeksi sejak dini sekaligus mencegah kemungkinan penularan HIV dari ibu kepada bayi.
BACA JUGA:Cegah Penularan HIV dan IMS, Dinkes Basel Gelar VCT di Lokasi Berisiko
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
