Babel Siagakan TRC Lintas Kabupaten Cegah Karhutla
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Sandy Aji. (Foto: Antara)--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mensiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) lintas kabupaten dan kota, guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau ekstrim dampak fenomena el nino godzilla.
"Saat ini seluruh TRC siaga penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi dan penanganan karhutla ini," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Sandy Aji di Pangkalpinang, Selasa.
BACA JUGA:Program Co‑Billing Retribusi Sampah Mulai Diterapkan, Tahap Awal Sasar 407 Pelanggan di Sungailiat
Ia mengatakan BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan seluruh TRC di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang, untuk mencegah dan menangani ancaman karhutla selama musim kemarau ekstrim dampak fenomena el nino godzilla.
"Ratusan TRC ini bersiaga dan melakukan patrol serta mengedukasi warga untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar, guna mengurangi titik api," ujar Sandy.
BACA JUGA:Pendaftaran Seleksi Sekda Bangka Ramai, Ada 10 Calon Mendaftar
Ia menyatakan TRC BPBD Provinsi Kepulauan Babel yang disiagakan sebanyak 48 orang, TRC BPBD Kota Pangkalpinang sebanyak 101 orang, TRC BPBD Bangka 15 orang dan TRC kabupaten lainnya dengan jumlah total TRC sebanyak 200 orang.
Selain itu, BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyiagakan dua unit mobil kebakaran dan berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Polri, TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya dalam penanganan karhutla ini.
BACA JUGA:Sukseskan Program Prioritas Nasional, Pemkab Basel Gelar Rakor Gugus Tugas Agraria Nasional
"Kami hanya bersifat mendukung dan mensuplai kebutuhan TRC di kabupaten dan kota dalam penanganan kebakaran ini," kata Sandy.
Ia menambahkan berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Kepulauan Babel selama Juni 2026, jumlah karhutla sebanyak delapan kejadian dengan luas lahan terdampak 16 hektare tersebar di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
"Penyebab karhutla ini banyak disebabkan oleh warga yang membakar sampah dan membersihkan lahan pertanian dengan cara membakar yang kemudian api merambat ke kawasan hutan sekitarnya," ujar Sandy.
BACA JUGA:Breaking News! Pria Ditemukan Tewas di Depan Rumah di Gabek Pangkalpinang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
