Didit Srigusjaya Tinjau Jalan Tani Rusak di Desa Nibung

Didit Srigusjaya Tinjau Jalan Tani Rusak di Desa Nibung

Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya meninjau langsung kondisi jalan tani di Desa Nibung yang rusak akibat banjir, Senin (29/06/2026). (Ist/DPRD Babel)----

BABELPOS.ID, KOBA - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, meninjau langsung kondisi jalan tani di Desa Nibung yang rusak akibat banjir, Senin (29/6/2026). 

Peninjauan tersebut jalan tani yang berada di Kecamatan Koba, Bangka Tengah itu dilakukan setelah DPRD menerima laporan masyarakat mengenai putusnya akses jalan yang menjadi jalur utama menuju area perkebunan.

Dalam kunjungan itu, Didit menegaskan pihaknya akan mengupayakan agar perbaikan jalan tersebut dapat segera direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

BACA JUGA:DPRD dan Pemkab Bateng Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

"Insyaallah ini akan menjadi perhatian kami. Kami akan berupaya memasukkan anggaran perbaikannya ke dalam APBD Perubahan Tahun 2026 agar akses masyarakat bisa segera kembali normal," ujar Didit Srigusjaya dikutip media sosial DPRD Babel.

Ia mengatakan, kerusakan jalan tersebut berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. 

Mayoritas warga Desa Nibung bekerja sebagai petani sawit dan sangat bergantung pada jalan tersebut untuk mengangkut hasil panen.

BACA JUGA:Gubernur Hidayat Arsani Tegaskan Akuntabilitas APBD: Setiap Rupiah untuk Kesejahteraan Babel

Berdasarkan hasil peninjauan, sekitar 300 kepala keluarga (KK) menggunakan jalur itu setiap hari untuk menuju kebun maupun mendistribusikan hasil perkebunan.

Putusnya akses membuat aktivitas warga terganggu dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

Sebagai langkah penanganan sementara, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyiagakan alat berat untuk membuka jalur alternatif agar masyarakat tetap dapat beraktivitas.

BACA JUGA:Satpol PP Bangka Perkuat KTR, Tekan Peredaran Rokok Ilegal Hingga Lebih 50 Persen

"Yang paling penting sekarang bagaimana masyarakat tetap bisa beraktivitas.

Karena itu kami siapkan jalur alternatif terlebih dahulu, sementara perbaikan permanennya kami perjuangkan melalui anggaran," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait