PLN UIW Babel Bersama Pemprov dan Yayasan Ikebana Sinergi Tanam 4.000 Bibit Kelapa dan Mangrove
Aksi Bersama Lintas Sektoral: Jajaran pimpinan daerah, manajemen PLN UIW Babel, perwakilan Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka, serta perwakilan instansi terkait berdiri bersama di lahan kritis pesisir pantai sembari memegan--
//Pulihkan Pesisir Pantai yang Kritis
BABELPOS.ID, BANGKA – Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung meresmikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa penanaman pohon kelapa dan mangrove di kawasan pesisir kritis Pantai Temberan, Jalan Lintas Timur, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Kamis (25/6/2026).
BACA JUGA:CSR BSB Jadikan Sawah Namang Kian Memukau
Melalui program ini, PLN berkolaborasi dengan Yayasan Ikebana Kenanga untuk menanam 4.000 bibit pohon, yang terdiri atas 3.000 bibit mangrove dan 1.000 bibit pohon kelapa sebagai upaya mencegah abrasi serta memulihkan ekosistem pesisir.
Aksi penghijauan pesisir ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen PLN, perwakilan Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka, civitas akademika, serta kelompok masyarakat peduli lingkungan.
BACA JUGA:Polres Bangka Tertibkan Tambang Timah yang Ganggu Fasilitas Kampus Polman Babel
Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga benteng alami Pulau Bangka dari ancaman abrasi sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan pesisir.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menyampaikan bahwa program TJSL ini merupakan langkah preventif korporasi yang berkelanjutan dengan memandang kelestarian ekosistem pesisir memiliki keterkaitan erat dengan ruang hidup masyarakat.
BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy M47 5G Jelang Peluncuran Pekan Depan
"Hari ini, kita berdiri bersama di kawasan Jalan Lintas Timur, tepat di depan Pantai Temberan, dengan satu semangat yang sama: menjaga kelestarian bentang alam pesisir dari tantangan abrasi dan degradasi lingkungan.
Upaya pemulihan di garis pantai Rebo dan sekitarnya ini menjadi langkah krusial, bukan hanya untuk mengembalikan fungsi ekosistem, tetapi juga demi memitigasi risiko jangka panjang terhadap infrastruktur publik, permukiman warga, serta kenyamanan lingkungan hidup yang berkelanjutan," ujar Ira.
BACA JUGA:Jadi Tersangka Korupsi KONI Bangka, Lutfi Irit Bicara, Mercy Sebut Sesuai Perintah Pimpinan
Aksi nyata PLN UIW Babel ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hadir memberikan sambutan mewakili Gubernur, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Amransyah Muslimin, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam menjaga ekologi daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
