Membatik hingga UMKM, Langkah Nyata PT Timah Dorong Kemandirian Difabel di SLB Mentok

Membatik hingga UMKM, Langkah Nyata PT Timah Dorong Kemandirian  Difabel di SLB Mentok

--

 BABELPOS.ID, BANGKA BARAT - Upaya mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui Program Sekolah Entrepreneur Difabel yang dilaksanakan di SLB Negeri Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Program ini berfokus pada pengembangan keterampilan vokasi bagi siswa, khususnya di bidang membatik dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

BACA JUGA:2 Perempuan Nekat Edarkan Sabu

Melalui program ini, para siswa tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga didorong untuk mandiri secara ekonomi.

Kepala SLB Negeri Mentok, Arif Jananto, menyampaikan bahwa keterampilan membatik menjadi salah satu unggulan dalam pembelajaran vokasi.

Produk batik yang dihasilkan bahkan telah memiliki merek sendiri, yakni Batik Taber.

BACA JUGA:Dua Residivis Asal Sumsel Gasak Rp193 Juta di Pangkalan Baru, Kabur Tabrak Mobil, Uang Berhamburan di Jalan

“Program membatik ini sudah menjadi bagian dari pembelajaran vokasi kami.

Kehadiran PT TIMAH sangat membantu, terutama dalam penyediaan alat cap batik, pembingkai kain, serta bahan-bahan membatik,” ujar Arif, Kamis (2/4/2026).

Dukungan tersebut memungkinkan siswa untuk menghasilkan produk dengan variasi motif yang lebih beragam, seperti motif penari, Menara Tanjung Kalian, hingga motif khas seperti Wisma Ranggam, mentilin dan lainnya,

BACA JUGA:Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Kuartal I 2026, Notional Value transaksi di ICDX capai Rp 12.477 T

Dalam proses pembelajaran, siswa tidak hanya diajarkan teknik produksi, tetapi juga mulai dikenalkan pada pemasaran.

Produk yang dihasilkan telah dipasarkan dengan dukungan sejumlah pihak, seperti dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata, serta Kodim Bangka Barat.

Selain program membatik, program entrepreneur juga dikembangkan melalui unit UMKM sekolah. PT TIMAH juga mendukung para penyandang disabilitas untuk mengembangkan usaha minuman seperti jus buah dan lainnya dengan mendukung peralatannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait