KNPI Bangka Tengah Beli Minyak Jelantah Masyarakat, Siap Jemput di Tempat

KNPI Bangka Tengah Beli Minyak Jelantah Masyarakat, Siap Jemput di Tempat

Sekretariat penampungan minyak jelantah KNPI Bateng. --Foto Yandi

BABELPOS.ID, KOBA - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bangka Tengah kembali menunjukkan inovasinya dengan membuka unit usaha baru di bidang jual beli minyak jelantah. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen KNPI Bangka Tengah dalam mendorong kemandirian ekonomi organisasi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan hidup di daerah.

Unit usaha ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pengelolaan limbah minyak goreng bekas pakai yang selama ini kerap dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan. Melalui unit usaha ini, KNPI Bangka Tengah berperan sebagai pengepul minyak jelantah dari masyarakat untuk kemudian disalurkan kepada industri yang membutuhkan, termasuk industri biodiesel dan oleokimia.

Wakil Bendahara DPD KNPI Bangka Tengah, Dennyka Anugrah menyampaikan bahwa unit usaha jual beli minyak jelantah ini merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperkuat kemandirian finansial organisasi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

"Kami ingin KNPI tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi. Unit usaha minyak jelantah ini adalah salah satu langkah konkret kami untuk mewujudkan hal tersebut," ujarnya kepada Babel Pos, Selasa (31/03) di Koba

BACA JUGA:​Wujud Solidaritas, KNPI Pangkalpinang Jaga Kekhidmatan Natal dan Batasi Euforia Tahun Baru

BACA JUGA:Dorong Potensi Pemuda, PT Timah Tbk Gandeng KNPI Bangka Barat dan Daun Simpor

Ia mengatakan pihak KNPI Bangka Tengah memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan menyediakan layanan jemput minyak jelantah langsung di tempat sehingga masyarakat tidak perlu repot membawa minyak jelantah mereka ke lokasi pengumpulan. Cukup menghubungi pengurus KNPI dan tim akan segera datang untuk mengambilnya. Minyak jelantah tersebut akan dibeli dengan harga Rp5.000 per liter, sehingga selain membantu menjaga lingkungan, masyarakat pun mendapatkan nilai ekonomis dari limbah minyak goreng yang selama ini tidak termanfaatkan.

"Kami siap jemput minyak jelantah langsung di rumah warga. Tidak ada alasan lagi untuk membuang minyak jelantah sembarangan karena kami hadir untuk membelinya langsung dengan harga Rp5.000 per liter," ucapnya.

Ke depan, DPD KNPI Bangka Tengah berharap unit usaha ini dapat berkembang lebih besar dan menjadi salah satu sumber pendanaan organisasi yang berkelanjutan sehingga nantinya berbagai program kepemudaan dapat terus berjalan tanpa bergantung sepenuhnya pada pihak luar. 

"Kami KNPI Bangka Tengah membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak yang ingin berkolaborasi dalam pengembangan unit usaha ini," tandasnya.

BACA JUGA:Dispora Pangkalpinang Apresiasi KNPI Gelar Donor Darah Hari Sumpah Pemuda

BACA JUGA:50 Pemuda Belinyu Dapat Edukasi Pencegahan Radikalisme, Waspadai Grup True Crime Community

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: