Puluhan TI Kapal Selam Ilegal Kepung KIP Mitra PT Timah di Sukadamai

Puluhan TI Kapal Selam Ilegal Kepung KIP Mitra PT Timah di Sukadamai

Ponton isap di kawasan laut Sukadamai yang beroperasi dekat KIP Mitra PT Timah. --Foto Ilham

BABELPOS.ID, TOBOALI - Ratusan Tambang Inkonvensional (TI) jenis selam di Sukadamai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) diduga ilegal melakukan penambangan di sekitaran Kapal Isap Produksi (KIP) mitra PT. Timah. 

Diketahui, TI selam adalah metode penambangan timah ilegal di laut dengan cara menyedot pasir timah dari dasar laut menggunakan alat modifikasi.

Kehadiran mereka yang beroperasi dekat KIP Mitra PT. Timah ini mengganggu hasil produksi timah. Puluhan unit TI selam ini bahkan masuk ke zona kerja KIP milik mitra PT Timah. Selain merugikan, kehadiran TI selam juga berbahaya karena mengganggu manuver KIP. 

Kasat Polairud Polres Basel Iptu Mulya Renaldi saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsAap, Kamis (26/03), mengatakan satu Minggu sebelum lebaran Satpolairud bersama pihak PT Timah sudah melakukan upaya persuasif dengan menghimbau para penambang agar tidak melakukan penambangan dekat KIP tersebut. 

Pihaknya juga sudah memanggil para penambang dan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan penambangan lagi. Namun upaya penegakan hukum belum dilakukan karena saat ini sedang menjaga kondusifitas operasi ketupat. 

"Intinya, apabila para penambang masih tidak mengindahkan himbauan yang diberikan, akan ada tindakan tegas nantinya dari Polres Basel melalui Satpolairud," pungkasnya.

BACA JUGA:Diusir dari Wilayah KIP Mitra PT Timah, Pekerja Ponton TI Selam Malah Acungkan Parang

BACA JUGA:Puluhan Ponton Selam Ilegal Ganggu Aktivitas KIP PT Timah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: