UBB Gelar PPK Ormawa di Desa Jurung: Fokus pada Peningkatan Literasi Digital dan Ekonomi Desa
UBB Gelar PPK Ormawa di Desa Jurung. Fokus pada Peningkatan Literasi Digital dan Ekonomi Desa--
BABELPOS.ID, MERAWANG - Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Jurung.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui inovasi teknologi.
BACA JUGA:Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa
Tim PPK Ormawa yang diketuai oleh Marhasi, didampingi oleh dosen pembimbing Tri Ari Cahyono, S.Kom., M.Kom., telah melakukan survei lapangan di Desa Jurung pada 3 Maret 2023. Langkah ini diambil untuk memahami secara mendalam kebutuhan desa dan potensi yang dapat dikembangkan menggunakan teknologi informasi sebelum penyusunan proposal pengajuan pendanaan PPK Ormawa.
BACA JUGA:Perkuat UMK Halal di Babel, HUB UMK PLN UIW Babel Raih Penghargaan LPPOM
Dalam rangka mendapatkan informasi yang komprehensif, tim mahasiswa melakukan wawancara dengan Kepala Desa Jurung, FahrurRozi, didampingi oleh Sekretaris Desa, Husni Santoso.
Selain itu, dialog juga dilakukan dengan sejumlah warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Jurung.
Penggalian informasi ini mencakup kebutuhan pelayanan publik, sistem pengaduan, serta promosi produk dan potensi desa.
BACA JUGA:Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa
Berdasarkan hasil survei, tim PPK Ormawa merencanakan beberapa produk digital.
Produk yang dirancang meliputi website profil desa yang akan difungsikan sebagai pusat informasi resmi, sistem pengaduan masyarakat online untuk memfasilitasi aspirasi warga, platform promosi potensi desa, media promosi UMKM, serta pelatihan literasi digital bagi aparatur desa.
BACA JUGA:Apa Kabar Oknum Polisi dan PT Timah di Tragedi Eks Tambang Pondi?
Dosen pembimbing, Tri Ari Cahyono, S.Kom., M.Kom., menjelaskan urgensi program ini karena kebutuhan Desa Jurung saat ini sudah sangat mendesak untuk memiliki sistem berbasis digital guna menunjang pelayanan publik kepada masyarakat luas.
"Selama ini, administrasi dan informasi masih dikelola secara konvensional, sehingga adanya *website* dan platform promosi digital diharapkan dapat menyederhanakan proses dan memperluas jangkauan informasi desa," kata Tri Ari Cahyono, Kamis (5/3/2026).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
