Kawanan Pencuri Bengkel di Mendo Barat Diringkus Polisi, Hasil Curian untuk Nyabu

Kawanan Pencuri Bengkel di Mendo Barat Diringkus Polisi, Hasil Curian untuk Nyabu

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka bersama Unit Reskrim Polsek Mendo Barat berhasil meringkus tiga pria pencuri spesialis rumah dan bengkel di Kecamatan Mendo Barat.--

BABELPOS.ID, SUNGAILIAT – Pelarian kawanan pencuri spesialis rumah dan bengkel di Kecamatan Mendo Barat akhirnya berakhir di jeruji besi.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka bersama Unit Reskrim Polsek Mendo Barat berhasil meringkus tiga pria yang nekat membobol kediaman warga di Desa Cengkong Abang saat ditinggal mudik ke Medan. 

Penangkapan ini merupakan respons cepat pihak kepolisian setelah menerima laporan korban yang mengalami kerugian material hingga mencapai Rp70 juta.

Operasi penangkapan dilakukan Tim Kelambit (Opsnal) yang  berhasil menciduk pelaku pertama, Yusup alias Usup (19), di kediaman mertuanya di kawasan Kace Timur. 

BACA JUGA:Breaking News! Kejari Bangka Tahan Dua Tersangka Dugaan Tipikor Penyalahgunaan BBM Nelayan

Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk mengembangkan kasus. Berbekal keterangan Usup, polisi langsung memburu dan mengamankan dua rekan lainnya, Muhammad Rendi (22) dan  Ahmad Badawi alias Wi (26), di wilayah Desa Sleman tanpa perlawanan berarti.

"Dalam melancarkan aksinya, kawanan ini tergolong cukup rapi namun nekat. Mereka masuk ke rumah korban dengan cara membobol atap dan plafon menggunakan linggis kecil serta obeng," kata Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra melalui Kasat Reskrim AKP Mauldi Wasdapani, Selasa (27/1/2026).

BACA JUGA:Satpolairud Polres Bangka Tingkatkan Pengawasan Aktivitas Nelayan

Ia lanjutkan, mengetahui rumah dalam kondisi kosong, para pelaku leluasa menguras isi bengkel dan rumah, mulai dari mesin genset, kompresor, televisi, laptop, hingga berbagai spare part kendaraan. 

Seluruh barang hasil curian tersebut kemudian diangkut secara bertahap menggunakan sepeda motor.

Fakta miris terungkap saat pemeriksaan intensif di Mapolres Bangka.

Kepada penyidik, para pelaku mengakui bahwa motivasi utama mereka melakukan pencurian berulang kali adalah untuk mendanai gaya hidup terlarang. 

"Uang hasil penjualan barang-barang curian tersebut diakui telah habis digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu," jelasnya.

BACA JUGA:BNNK Basel Sebut 12 Orang yang Diamankan di Sukadamai 11 Positif Pemakai Narkoba

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: