Geger Penemuan Tengkorak Kepala di Perkebunan Sawit Namang

Geger Penemuan Tengkorak Kepala di Perkebunan Sawit Namang

Polisi melakukan olah TKP penemuan tengkorak di kebun sawit.--Foto: Yandi

BABELPOS.ID, NAMANG - Masyarakat dusun Tanah Merah Desa Baskara Bakti geger setelah adanya penemuan potongan tulang tengkorak yang di duga kerangka manusia di areal perkebunan kelapa sawit pada Selasa (06/01/2026) sekira pukul 11.15 WIB.

Polres Bangka Tengah melalui Tim Inafis Satreskrim bersama Polsek Namang bergerak cepat menangani penemuan potongan tulang tengkorak yang diduga kerangka manusia tersebut.

Kapolres Bangka Tengah AKBP I Gede Nyoman Bratasena mengatakan setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Namang langsung berkoordinasi dengan Satreskrim dan Tim Inafis untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan langkah-langkah kepolisian.

“Begitu informasi diterima, personel Polsek Namang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bangka Tengah segera mendatangi TKP, melakukan status quo, olah TKP, serta mengamankan temuan tulang untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya, Kamis (08/01) di Koba.

BACA JUGA:Kalah Judol, Kehabisan Duit: Yo Kapan Kite Bunuh Bapak Tuh?

BACA JUGA:Pembunuh Wartawan Adytia Mulai Disidang, Dakwaan JPU Mengungkap Motif dan Kronologi Lengkapnya

AKBP Bratasena mengatakan dari lokasi penemuan petugas menemukan satu buah tengkorak kepala manusia beserta beberapa potongan tulang lainnya yang berada di sekitar areal perkebunan. Selain itu, turut ditemukan satu lembar celana pendek berwarna merah marun di dekat lokasi penemuan tengkorak. Seluruh temuan tersebut kemudian diamankan oleh petugas sebagai barang bukti.

"Dari hasil visum awal, tulang yang ditemukan dipastikan merupakan tulang manusia dan diperkirakan telah berada di lokasi lebih dari dua tahun. Saat ini kami masih menunggu pendalaman lebih lanjut melalui proses penyelidikan," terangnya

Kapolres menambahkan berdasarkan keterangan sementara dari pihak keluarga dan saksi, kerangka tersebut diduga berkaitan dengan seorang warga yang dilaporkan hilang sejak tahun 2023. Namun demikian, Ia menegaskan bahwa kepolisian tetap mengedepankan proses ilmiah dan penyelidikan profesional untuk memastikan identitas secara pasti.

"Kami tidak berspekulasi. Identifikasi dilakukan secara bertahap melalui keterangan saksi, barang bukti, serta hasil pemeriksaan forensik. Semua akan kami pastikan berdasarkan fakta dan prosedur yang berlaku," ujarnya.

Saat ini, Polres Bangka Tengah masih melanjutkan proses penyelidikan, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga guna memastikan identitas kerangka manusia tersebut.

BACA JUGA:Tragis! Bos Tambang Terkubur Hidup-hidup di Lubuk

BACA JUGA:Konyol! Mobil DPRD Bangka yang Dicuri Digadaikan ke Istri, Uangnya untuk Bayar Utang ke Istri Juga

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: