Program Benih Padi Mandiri, Gapoktan Dungun Raya Panen Bersama

Program Benih Padi Mandiri, Gapoktan Dungun Raya Panen Bersama

Program Benih Padi Mandiri, Gapoktan Dungun Raya Panen Bersama --

BABELPOS.ID, TOBOALI - Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Dungun Raya Desa Batubetumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan  (Basel) kini mulai merasakan dampak dari program benih padi mandiri yakni  panen bersama dalam kegiatan Mandiri Benih Padi di areal persawahan Ulim Mandiri. 

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPP) Basel Risvandika mengungkapkan,  panen ini merupakan bagian dari program Mandiri Benih yang bertujuan untuk menyiapkan ketersediaan benih padi bagi petani secara mandiri.

BACA JUGA:BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Kukuhkan Posisi Bank Pertama Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3

“Hari ini kami bersama para petani mulai melakukan panen Mandiri Benih Padi di persawahan Ulim," ungkapnya, Rabu (07/01).

Dikatakannya, untuk Gapoktan Dungun Raya, program Mandiri benih padi dilaksanakan di lahan seluas 10 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 2 hektare sudah memasuki masa panen, sementara sisanya ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026.

BACA JUGA:​Wujudkan Pangkalpinang Smart, Pemkot Gandeng APTIKOM Cetak Technopreneur Muda

Menurutnya, program Mandiri benih padi ini sangat penting untuk menjamin ketersediaan benih unggul yang berasal dari daerah sendiri, khususnya untuk petani di Desa Batubetumpang dan umumnya di Kabupaten Basel.

“Dengan ketersediaan benih dari lahan sendiri, petani bisa menggunakan benih yang sudah terbukti cocok dengan kondisi lahan setempat, baik dari sisi spesifikasi maupun keunggulan produktivitasnya,” sebutnya. 

BACA JUGA:Kalah Judol, Kehabisan Duit: Yo Kapan Kite Bunuh Bapak Tuh?

"Program Mandiri benih padi ini disiapkan seluas 10 hektare, dan saat ini yang sudah dipanen sekitar 2 hektare.

Insyaallah akhir Januari seluruhnya sudah bisa dipanen,” imbuhnya. 

Risvandika juga berharap, melalui program Mandiri benih ini, para petani dapat meningkatkan hasil produksi padi sekaligus menekan ketergantungan terhadap benih dari luar daerah.

“Kita optimistis, dengan benih yang berasal dari lokasi sendiri dan didukung pemeliharaan yang optimal, produksi padi akan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait