Ulang Tahun ke-25 Babel, BEM SI Sebut Masyarakat Makin Sengsara, Ini Poin-poin Kritiknya
--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Perayaan ulang tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang ke-25 menuai kritik tajam dari kalangan mahasiswa.
Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Ikbal, menyayangkan kondisi masyarakat yang menurutnya bukannya merasakan kemakmuran, tetapi justru didera berbagai keresahan.
Ikbal menegaskan bahwa di usia perak ini, masyarakat Bangka Belitung justru "makin sengsara".
“Seharusnya di hari ulang tahun Bangka Belitung, kita merasakan kemakmuran, tapi di ulang tahun ke-25 ini malah sebaliknya.
Kami sangat menyayangkan,” ujar Ikbal, Minggu (23/11).
BACA JUGA:Manfaatkan Teknologi BESS, PLN Babel Tingkatkan Layanan Kelistrikan Pulau Buntar 24 Jam
Salah satu isu mendesak yang disoroti adalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mendadak terjadi di Bangka Belitung.
Ikbal mempertanyakan penyebab kelangkaan tersebut, yang ternyata terkuak adanya praktik ilegal.
“Kelangkaan BBM di Bangka Belitung ini menimbulkan kebingungan masyarakat.
Setelah diselidiki, ternyata ada penimbunan BBM subsidi tanpa dokumentasi yang sah sebanyak 42 ton di Desa Riding Panjang, Kabupaten Bangka,” paparnya mahasiswa IAIN SAS Babel itu.
BACA JUGA:ASN Pemkab Basel Berhasil Sabet Juara Dua di Kategori Ajang Panahan Internasional
Masalah lain yang menjadi sorotan adalah aktivitas penambangan timah yang beroperasi di lokasi sensitif.
Presiden Mahasiswa IAIN SAS menyikapi miris temuan aktivitas tambang di belakang Kantor Pemda Bangka Tengah.
“Warga Padang Mulia mengatakan lahan itu sudah lama beroperasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
