Unmuh Babel Laksanakan PKM Internasional di Jannah Wiyata School Hat Yai

Unmuh Babel Laksanakan PKM Internasional di Jannah Wiyata School Hat Yai

--

Kenalkan Kerajinan Tradisional Bangka Belitung di Thailand.

 

KOMITMEN Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) dalam memperkenalkan budaya lokal di tingkat internasional kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang dilaksanakan di Jannah Wiyata School, Hat Yai, Thailand pada Senin (18/05/2026).

 

Kegiatan ini berfokus pada pengenalan kerajinan tradisional khas Bangka Belitung kepada siswa melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Penerbitan, dan Publikasi (LPPMPP) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dalam Skema PKM Penugasan Internasional Tahun 2026 ini diketuai oleh Haiyudi, S.Pd., M.Ed.

 

Pelaksanaan program ini juga mendapat dukungan penuh dari Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi perguruan tinggi melalui bidang pengabdian kepada masyarakat.

 

Berbeda dari kegiatan pengenalan budaya pada umumnya, program ini secara khusus menghadirkan workshop kerajinan tradisional yang memungkinkan siswa untuk mengenal sekaligus mempraktikkan secara langsung proses pembuatan kerajinan khas Bangka Belitung.

 

Melalui metode learning by doing, peserta tidak hanya menerima pemaparan materi, tetapi juga diajak memahami nilai budaya, filosofi, kreativitas, serta kearifan lokal yang terkandung dalam setiap kerajinan tradisional.

 

Tim PKM Internasional Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung yang terdiri dari dosen dan mahasiswa turut mendampingi siswa selama proses workshop berlangsung.

 

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam mengikuti demonstrasi dan praktik pembuatan kerajinan.

 

Ketua Tim Pengabdian, Haiyudi, S.Pd., M.Ed., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan kerajian lokal Indonesia di tingkat internasional melalui pendekatan yang lebih aplikatif dan partisipatif.

 

“Kami ingin memperkenalkan kerajinan tradisional Bangka Belitung tidak hanya sebagai produk budaya, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mengandung nilai kreativitas, identitas daerah, dan kearifan lokal,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi budaya yang positif antara Indonesia dan Thailand.

 

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan siswa dapat saling belajar serta membangun pemahaman lintas budaya melalui aktivitas yang edukatif dan menyenangkan,” tambahnya.

 

Pihak Jannah Wiyata School Hat Yai menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pengabdian internasional tersebut. Perwakilan sekolah, Usman Ciksoh, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi siswa dan memperluas wawasan mereka mengenai budaya Indonesia, khususnya Bangka Belitung.

 

“Kami menyambut baik kegiatan pengabdian internasional dari Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung ini. Siswa mendapatkan pengalaman baru mengenai kerajinan tradisional Bangka Belitung yang ternyata memiliki kemiripan dengan budaya masyarakat Thailand Selatan, khususnya di Hat Yai,” ungkapnya.

 

Selain itu, pihak sekolah berharap kolaborasi antara Jannah Wiyata School dan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dapat terus berkembang melalui berbagai program pendidikan dan kebudayaan lainnya sesuai MoU yang telah disepakati bersama.

 

Melalui program ini, Unmuh Babel berharap dapat memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman budaya, serta memperluas peran perguruan tinggi dalam memperkenalkan budaya lokal Indonesia di tingkat dunia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: