Sidang Tipikor Tanam Pisang Tumbuh Sawit, Ada Nama Mantan Wagub Abdul Fatah

M Haris memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang. --Foto Reza
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Persidangan lanjutan Tipikor tanam pisang tumbuh sawit di Pengadilan Tipikor Kota Pangkalpinang mengungkap banyak fakta baru. Pada sidang Kamis sore (27/2), nama mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, disebut-sebut di muka sidang yang diketuai hakim Sulistiyanto Rokhmad Budiarto.
Nama Abdul Fatah disebut dengan gamblang oleh mantan anak buahnya, M Haris yang saat itu menjabat Kepala Biro Umum Setda Provinsi Babel, dalam kesaksiannya di muka sidang. Nama Abdul Fatah disebut Haris soal draf kerjasama atau MoU antara Pemrov Babel dengan PT Narina Keisha Imani (NKI) 2018 milik terdakwa utama Ari Setioko. MoU tersebut soal pemanfaatan 1500 hektar hutan pada satuan pemanfaatan hutan di Desa Labu Air Pandan dan Kotawaringin Kabupaten Bangka.
Diungkapkan dengan gamblang oleh saksi M Aris -selaku Kabiro Umum- kalau draf kerjasama awalnya diterimanya dari Wagub Abdul Fatah. “Diminta pak Wagub untuk ditelaah draf kerjasama dengan PT NKI itu. Materinya soal kerjasama,” kata Haris yang kini menjabat Kepala Bakuda Babel.
Setelah selesai ditelaah menurutnya langsung diserahkan kembali kepada Wagub. Setelah berkasnya kembali ke Wagub itu Haris mengaku tak tahu lagi kelanjutanya.
BACA JUGA:Fakta PT NKI di Sidang Tipikor: Berdiri di Tahun yang Sama dengan MoU Pemrov Babel
BACA JUGA:Minta Jadwal Ulang, Terungkap Alasan Erzaldi Tak Hadir Sidang Tipikor Tanam Pisang Tumbuh Sawit
Diketahui setelah itu di tahun 2019 akhirnya Erzaldi Rosman Djohan mantan Gubernur bersama dengan terdakwa Ari Setioko menandatangani MoU tersebut.
Sementara itu, dalam persidangan yang lalu terungkap keberadaan PT NKI baru didirikan pada tahun 2017 di noratis Ukasa. PT NKI sendiri bergerak dibidang konstruksi bukan perkebunan. Terungkap saat PT dibuat terdakwa Ari Setioko masih aktif sebagai anggota Polri.
Dalam PT tersebut Ari sendiri yang menetapkan susunan direktur yakni Reza Maryadi (2017) dan Reza Aditama (2018) sekaligus sepupunya. Sedangkan komisaris Budiono dan Agung.
Terungkap fakta 2 orang direktur itu mengaku tak saling kenal dengan 2 sang komisaris. Selain itu aktivitas perusahaan mereka tak dilibatkan oleh Ari Setioko. Kalaupun ada hanya sekedar menandatangani proposal tanam pisang itu saja.
“Tidak tahu proses administrasi karena masih kuliah. Ada proposal nanam pisang yang saya tandatangani,” aku Reza Aditama polos.
BACA JUGA:Sidang Tipikor Tanam Pisang Tumbuh Sawit, Marwan Tanya Andi Hudirman Soal Dugaan Aliran Uang
Mereka berdua tahu ada masalah hukum setelah menjadi berita viral di media soal tanam pisang tumbuh sawit. Selain itu juga saat mereka diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: