Explore Babel 2026 Resmi Dibuka, BI Catat Transaksi UMKM Mencapai Rp2,2 Miliar
--
Explore Babel 2026 juga menghadirkan lebih dari 100 UMKM dengan berbagai produk unggulan.
Selain UMKM, rangkaian kegiatan tersebut turut mengangkat potensi pariwisata, kuliner halal, ekonomi hijau, dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penguatan kerja sama antardaerah, salah satunya antara Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Tengah.
Kerja sama antardaerah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pasokan sekaligus menjaga stabilitas harga.
BACA JUGA:Berdayakan Lansia di Arung Dalam, Kanwil KemenHAM Babel Berikan Edukasi HAM
Selain itu, dilakukan peluncuran Desa BISA melalui sinergi Bank Indonesia bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan Kementerian Keuangan.
Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar dan mendorong hilirisasi produk UMKM.
“UMKM merupakan salah satu sumber kekuatan dan masa depan ekonomi Provinsi Babel dan Indonesia,” tutur Ricky.
BACA JUGA:Wujudkan Lingkungan Kerja Aman, PLN UIW Babel Tingkatkan Kesiapsiagaan Pegawai
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kepulauan Babel, Elius Gani, mengajak masyarakat menyambut Explore Babel 2026 dengan semangat, kegembiraan, dan optimisme.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, memperluas pasar perdagangan, mendorong sektor pariwisata, serta membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha dan UMKM di Bangka Belitung.
BACA JUGA:Pemprov Babel Kerahkan Ratusan Petugas Kesehatan Kawal Karnaval HUT RI
“Semoga Explore Bangka Belitung Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, memperluas pasar perdagangan, mendorong kemajuan sektor pariwisata, serta membuka peluang yang lebih luas bagi para pelaku usaha dan UMKM di Bangka Belitung,” ujarnya.
Explore Babel 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, UMKM, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong Bangka Belitung yang semakin berdaya saing dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
