1,37 Ribu Ton Lada Putih Babel Tembus 5 Negara, Nilai Ekspor Capai Rp180 Miliar

1,37 Ribu Ton Lada Putih Babel Tembus 5 Negara, Nilai Ekspor Capai Rp180 Miliar

--

Upaya tersebut sejalan dengan langkah Badan Karantina Indonesia dalam memperkuat hilirisasi lada putih Babel.

Hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas di pasar internasional.

BACA JUGA:Sekda Bangka Barat Pimpin Rapat Pengendalian Pembangunan Januari 2026

Ketertelusuran juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan pembeli global.

Dengan sistem yang baik, risiko penolakan di negara tujuan dapat ditekan.

“Kegiatan ketertelusuran ini untuk menjamin kesehatan, keamanan, dan mutu lada putih,” kata Herwintarti.

Ia menegaskan lada putih atau muntok white pepper merupakan identitas geografis Bangka Belitung yang harus dijaga reputasinya.

Standar mutu yang konsisten menjadi kunci mempertahankan posisi di pasar global.

BACA JUGA:Pemkot Dukung Pengusaha Hotel dan Resto Gerakkan Ekonomi Pangkalpinang

Penguatan hilirisasi lada putih ini juga dikaitkan dengan agenda nasional.

Program tersebut menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian dan ekspor bernilai tambah.

Melalui pengawasan karantina yang optimal, Badan Karantina Indonesia memastikan lada putih Babel bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina atau OPTK.

Aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian utama.

“Kami memastikan lada putih dari Bangka Belitung memenuhi standar mutu internasional dan memiliki nilai tambah yang berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemerintah dan Masyarakat Galakkan “KOLAK BEKO”, Gotong Royong Bersih Kota

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: