Prabowo Menuju 2029: Antara Citra, Kinerja, dan Ujian Legitimasi
Erlangga Amirro Hakim, Masayu Anatasya, Tata Dwi Syintia dan Ririn Sintia--Foto IST
Pada akhirnya, demokrasi menyediakan ruang evaluasi dan koreksi. Citra dapat membuka jalan menuju kekuasaan, tetapi hanya kinerja yang mampu mempertahankannya. Politik adalah soal keberlanjutan, dan waktu akan menjadi penilai paling jujur atas legitimasi kepemimpinan.
BACA JUGA:Mewaspadai Bahaya AI di Era Keuangan Digital
BACA JUGA:Kunjungan Presiden Soekarno dan Pemimpin Republik ke Tempilang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
