Spanyol yang Dominan Vs Argentina yang Tangguh

Spanyol yang Dominan Vs Argentina yang Tangguh

Spanyol Vs Argentina--Foto Gemini AI

Walau menghadapi tim-tim berperingkat jauh lebih rendah sebelum semifinal, Argentina harus berdarah-darah dulu melawan Tanjung Verde, Mesir dan Swiss, yang semuanya diselimuti kontroversi. Pun saat mengalahkan Inggris 2-1 dalam semifinal.

Sebaliknya, sejak dipersulit 0-0 oleh Tanjung Verde, perjalanan Spanyol ke final sangatlah mulus, walau harus melewati Portugal, Belgia, dan Prancis.

Spanyol selalu tampil sebagai tim yang lebih menyerang walau kerepotan saat mengalahkan Portugal dan kebobolan lebih dulu kala menghadapi Belgia.

Puncak keangkeran Spanyol terpamerkan ketika mereka mengungguli Prancis yang selalu menang sebelum mencapai semifinal.

Spanyol juga satu-satunya tim yang sulit dibobol lawan, yang untuk itu sulit untuk dikalahkan. Kinerja seperti itu sudah terbentuk jauh sebelum kickoff Piala Dunia 2026.

Sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada 22 Maret 2024, Spanyol tak pernah kalah dalam 37 pertandingan.

Dan sejak seri 2-2 melawan Turki dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 18 November 2025, tak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam 11 laga terakhirnya.

Sedangkan dalam 37 laga terakhirnya Argentina sudah tiga kali kalah dari Kolombia, Paraguay, dan Ekuador.

Namun sejak dikalahkan Ekuador 1-0 pada 9 September 2025, Argentina tak terkalahkan dalam 14 pertandingan. Sepanjang masa ini mereka dua kali kebobolan lebih dari satu gol, yakni saat dilawan Tanjung Verde dan Mesir pada Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:Lautaro Sudah Yakin Argentina Menang, Kane Kecewa Inggris Terlalu Bertahan

BACA JUGA:Final Impian Spanyol Vs Argentina

Tapi Spanyol harus tahu, terakhir kali tim Eropa mengalahkan Argentina terjadi delapan tahun silam kala Prancis mengalahkan Argentina 4-3 dalam babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Spanyol juga kalah 1-2 dari Argentina pada fase grup Piala Dunia 1966, yang menjadi satu-satunya pertemuan kedua tim dalam turnamen Piala Dunia. Walau begitu, dari total 14 pertemuan di antara mereka, baik Argentina maupun Spanyol sama-sama menang enam kali.

Catatan-catatan itu bisa menjadi petunjuk bahwa pertandingan final ini menjanjikan kesengitan. Tapi seperti biasa, Spanyol akan menjadi tim yang lebih mendikte lapangan.

Masalahnya, La Roja sering kesulitan menghadapi tim-tim yang melakukan pressing tinggi di daerahnya sendiri. Dan Argentina termasuk jenis tim semacam itu, bahkan lebih fisikal dan agresif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: