Jelang Semi-final Inggris Vs Argentina, Ini Kata Kedua Pelatih
Thomas Tuchel dan Lionel Scaloni--Foto IST
Albiceleste melaju ke empat besar setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu, sedangkan Inggris memastikan tempat di semifinal usai mengalahkan Norwegia 2-1.
Pertemuan Argentina dan Inggris selalu menyedot perhatian karena sarat sejarah di Piala Dunia. Inggris pernah mengalahkan Argentina pada perempat final Piala Dunia 1966, sebelum Albiceleste membalas pada perempat final Piala Dunia 1986 lewat laga yang dikenang berkat gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona.
Kedua tim kembali bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, ketika Argentina menang melalui adu penalti. Empat tahun kemudian, Inggris membalas dengan kemenangan 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002 lewat gol David Beckham, hasil yang turut menggagalkan langkah Argentina.
Di luar sepak bola, hubungan kedua negara juga kerap dikaitkan dengan konflik Kepulauan Falkland atau Malvinas pada 1982. Isu tersebut kembali mencuat selama Piala Dunia 2026 setelah sejumlah suporter dan pemain Argentina menyanyikan lagu yang menyinggung Malvinas, Diego Maradona, dan Lionel Messi.
Penyerang Argentina Jose Manuel Lopez mengakui laga melawan Inggris memiliki nilai historis yang besar. Namun, ia memastikan seluruh pemain akan tetap bersikap profesional saat berada di lapangan.
"Jelas, di luar empat garis lapangan, ini adalah pertandingan yang memiliki banyak sejarah, banyak rasa sakit, dan banyak hal di baliknya," katanya.
"Namun, kami profesional. Kami akan memainkannya seperti yang kami mainkan di setiap pertandingan, hingga detik terakhir, seperti yang kami tunjukkan malam ini, memberikan segalanya," ujar Lopez menambahkan.
BACA JUGA:Kalahkan Maroko Lolos ke Semifinal, Mbappe Ingatkan Jalan Juara Prancis Masih Panjang
BACA JUGA:Penilaian Deschamps Terhadap Maroko Jelang Laga Perempat Final Piala Dunia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
