Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito.--

“Di sisi lain, terdapat berbagai tantangan ke depan yang perlu dihadapi bersama, khususnya dalam menjaga keberlanjutan finansial Program JKN, meningkatkan kualitas layanan, memperluas kepesertaan aktif, dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat Program JKN dapat terus dirasakan oleh masyarakat,” ucap Stevanus.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, mengatakan bahwa penyelenggaraan Program JKN juga merupakan upaya negara dalam mengimplementasikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 

BACA JUGA:Kapolresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Minta Manfaatkan Call Center 110

Ia menilai BPJS Kesehatan telah menunjukkan berbagai kemajuan dalam penyelenggaraan Program JKN, mulai dari peningkatan kualitas layanan, perluasan akses, hingga penguatan tata kelola. 

Menurutnya, berbagai capaian tersebut perlu terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar Program JKN semakin berkelanjutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:JKN Hampir 99 Persen Cakup Warga Babel, BPJS Kesehatan: Peserta Aktif Baru 83 Persen

Selain itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty, menyatakan bahwa ketahanan pembiayaan Program JKN merupakan kunci dalam mewujudkan sistem kesehatan yang berkelanjutan, efisien, dan inklusif. 

Menurutnya, pembiayaan kesehatan tidak dapat dipandang sebagai beban semata, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun modal manusia yang sehat, meningkatkan produktivitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA:Engga Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkades, Lanjutkan Pembangunan Bangka Kota

“Penguatan ketahanan pembiayaan Program JKN perlu didukung melalui reformasi pembiayaan berbasis prinsip gotong royong, peningkatan efisiensi sistem pelayanan kesehatan, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat.

Dengan langkah tersebut, Program JKN diharapkan mampu menjaga keberlanjutannya sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Telisa.

BACA JUGA:PT Timah Gelar Pelatihan Olahan Hasil Laut di Kabupaten Bangka

BACA JUGA:PT TIMAH Tingkatkan Sarana Latihan Atlet Panahan di Belitung Timur

BACA JUGA:Toboali Holidays Fest 2026, Festival Kolaborasi IJTI dan Pemkab Basel, Dongkrak Pariwisata Serta UMKM Basel

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait