Gubernur Babel Hidayat Arsani Dorong Transformasi dan Kebijakan Perbankan Pro-Daerah

Gubernur Babel Hidayat Arsani Dorong Transformasi dan Kebijakan Perbankan Pro-Daerah

--

Ketiga, RUPS dan RUPSLB harus menjadi forum pertanggungjawaban kinerja yang transparan sekaligus ruang pengambilan keputusan strategis demi memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Ini Total Sitaan Kejati Babel

Keempat, percepatan transformasi digital layanan perbankan harus terus didorong dan terintegrasi dengan sistem pemerintahan daerah.

Optimalisasi SIPD online, penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), layanan Samsat non-tunai, QRIS, mobile banking, hingga Cash Management System (CMS) dinilai penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

BACA JUGA:Perkuat Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Babel Monitoring Posbankum di Bangka Selatan

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam forum yang sama menyoroti komposisi penyaluran kredit yang masih didominasi kredit konsumtif.

Ia berharap terdapat keseimbangan antara kredit konsumtif dan produktif agar lebih signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

RUPS dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan perseroan, melalui pemaparan laporan Direksi dan Komisaris, pembahasan serta persetujuan laporan keuangan Tahun Buku 2025, hingga pengambilan keputusan strategis lainnya.

BACA JUGA:Nama Denden Mencuat Sebagai Pemilik PT Rajawali Rimba Perkasa, Jaksa Tunggu Kemunculannya

Melalui forum tersebut, Gubernur Hidayat Arsani berharap Bank Sumsel Babel semakin memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang modern, profesional, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi pembangunan ekonomi Kepulauan Bangka Belitung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait