Tekan Inflasi, Pemprov Babel Luncurkan Program ‘Gencar’: 150 Ribu Bibit Cabai Dibagikan Gratis

Tekan Inflasi, Pemprov Babel Luncurkan Program ‘Gencar’: 150 Ribu Bibit Cabai Dibagikan Gratis

Rapat program pembagian bibit cabai Pemprov Babel di Kabupaten Bangka. --Foto Yudi

BABELPOS.ID, SUNGAILIAT – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi meluncurkan program Gerakan Nanem Cabai Rakyat (Gencar) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan tingkat keluarga. Dalam program ini, pemerintah menyiapkan sedikitnya 150.000 bibit cabai siap tanam untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat di seluruh kabupaten/kota.

​Koordinator Program Gencar Provinsi Babel, Budi Utama, menyatakan bahwa program inisiatif Gubernur Hidayat Arsani ini diambil untuk mengantisipasi fluktuasi harga cabai yang kerap menjadi pemicu utama inflasi daerah.

​"Tujuan utama Gencar adalah mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga. Kita ingin masyarakat lebih mandiri sehingga tekanan inflasi akibat kenaikan harga cabai bisa kita kendalikan bersama, selain itu dapat menambah penghasilan keluarga dengan menjual hasil cabe ke dapur MBG serta terbentuknya Dasa wisma PKK d desa kelurahan masing-masing," ujar Budi usai Rapat Koordinasi di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka, Rabu (21/1/2026).

​Budi, yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Provinsi Babel, merinci bahwa penyediaan bibit dilakukan melalui Balai Benih Dinas Pertanian di Dusun Pelempang. Hingga saat ini, distribusi telah mulai berjalan di beberapa titik kunci. Kota Pangkalpinang mendapatkan alokasi terbesar sebanyak 100.000 bibit.

​Khusus di Kabupaten Bangka, program akan dipusatkan di 10 desa/kelurahan yang tersebar di Kecamatan Sungailiat dan Merawang. Wilayah tersebut akan dijadikan pilot project atau kebun cabai percontohan bagi masyarakat luas.

BACA JUGA:Lapas Pangkalpinang Wujudkan Aksi Kemanusiaan Lewat Panen Cabai Bangka dan Pakcoy

BACA JUGA:Perkuat Semangat GNPIP: BI Babel Panen Cabai Bersama Poktan Pelita Bumi Raya di Belitung Timur

​Pemerintah memastikan bahwa program ini tidak berhenti pada pembagian bibit saja. Masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan intensif dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) mengenai teknik perawatan tanaman agar hasil panen maksimal.

Pemprov Babel juga membentuk tim pemantau untuk mengevaluasi keberhasilan program ini. "Bagi masyarakat yang berhasil merawat dan menghasilkan cabai dengan kualitas baik, akan ada apresiasi berupa hadiah langsung dari Gubernur Bangka Belitung," tambah Budi.

​Dukungan penuh juga datang dari Pemkab Bangka. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka, Syarli Noprinansyah, menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi hari besar keagamaan.

​"Kami mendukung sepenuhnya. Menanam cabe secara mandiri adalah solusi konkret, mengingat harga komoditas ini biasanya melonjak tajam saat mendekati hari raya Lebaran," jelas Syarli.

​Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan meluas ke kecamatan lain di Kabupaten Bangka guna memastikan kedaulatan pangan masyarakat tetap terjaga di tengah ketidakpastian harga pasar.

BACA JUGA:Debby Vita Dewi Bersama Dinas Terkait Pantau Bahan Pokok di Pasar Terminal, Cabai dan Bawang Turun Harga

BACA JUGA:Bangka Kendalikan Inflasi Daerah, Gelar Pasar Murah di Hutan Kota Sungailiat Sabtu

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait