PPKn UBB Gandeng Dinbudparpora Bateng dan Pemdes Air Mesu Dorong Pengembangan SDM Pariwisata Desa

PPKn UBB Gandeng Dinbudparpora Bateng dan Pemdes Air Mesu Dorong Pengembangan SDM Pariwisata Desa

--

BABELPOS.ID, BANGKA TENGAH - Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesiapan warga menjadi kunci keberhasilan sebuah desa wisata.

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Bangka Belitung (PPKn UBB) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Tengah dan Pemerintah Desa Air Mesu telah menyelenggarakan program Bina Desa.

Acara yang mengusung tema "Pengembangan SDM Pariwisata dan Kewirausahaan dalam Mewujudkan Desa Wisata Air Mesu yang Berkelanjutan" ini digelar di Ruang Pertemuan Desa Air Mesu pada hari Kamis (1/10/2026). 

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini mempertemukan kalangan akademisi dengan masyarakat desa.

BACA JUGA:Rehab Gedung DPRD Bangka Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar

Dari tim PPKn UBB, hadir tiga orang dosen yakni Hanifa Intan Desiga, Riky Ovaliansyah Harahap, dan Zanuar Barep P., didampingi oleh dua orang mahasiswa, Ghifariza dan Sandi.

Sementara itu, antusiasme dari pihak desa dipimpin langsung oleh Kepala Desa Air Mesu, Bapak Pajri, S.E., didampingi Sekretaris Desa, Bapak Machrus, beserta jajaran pegawai kantor desa.

Warga desa dari berbagai kalangan, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga remaja, turut memadati ruang pertemuan.

BACA JUGA:Mengangkat Potensi Lokal Lewat Batik, Rumah Batik Kundur Tumbuh Bersama PT Timah

Kehangatan dan semangat kolaborasi acara ini terekam dengan baik dalam foto bersama yang diselenggarakan sebelum pemaparan materi dari narasumber.

Bertindak sebagai pemateri utama adalah Hendri Noviyarto, M.A.P., selaku Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Bangka Tengah.

Dipandu oleh Riky Ovaliansyah Harahap, M.Si. selaku moderator, materi presentasi membedah tuntas strategi memajukan desa wisata. Dalam paparannya, Hendri menegaskan bahwa SDM menjadi kunci utama pengembangan pariwisata karena masyarakat lokal adalah motor penggerak, pemberi layanan, dan penentu kualitas pengalaman wisatawan secara langsung. 

BACA JUGA:Rehab Gedung DPRD Bangka Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar

Hendri juga menyoroti pentingnya prinsip pariwisata berkelanjutan yang bertumpu pada pelestarian lingkungan, partisipasi komunitas, dan pelestarian budaya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: