BABELPOS.ID, SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka menggelar Rapat Koordinasi dan Persiapan Penilaian Adipura Tahun 2026 di Rumah Dinas Bupati Bangka, Senin (19/10/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Fery Insani, didampingi Sekda Bangka Hariyadi.
Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Boy Yandra, serta para lurah dan kepala lingkungan se-Kabupaten Bangka.
BACA JUGA:Bisa Mendaftar, Belum Tentu Mendapatkan Bansos: Menguji Keadilan Perlinsos Digital
Kepala DLH Bangka, Boy Yandra, menjelaskan bahwa tim penilai Adipura 2026 dari Kementerian Lingkungan Hidup telah memasuki tahap awal pemantauan lapangan mulai Oktober hingga Desember 2026.
"Sesuai jadwal, Pemantauan Pertama (Tahap I) berlangsung Oktober–Desember 2026. Penilaian Awal dan Pemantauan Verifikasi: Januari–Maret 2027, Finalisasi Hasil: April 2027, dan penyerahan penghargaan pada Juni 2027," ujar Boy Yandra.
BACA JUGA:Bisa Mendaftar, Belum Tentu Mendapatkan Bansos: Menguji Keadilan Perlinsos Digital
Boy menegaskan adanya perubahan sistem penilaian yang kini tidak lagi berfokus pada aspek visual semata, melainkan lebih mengutamakan regulasi daerah dan sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Kawasan permukiman menjadi titik pantau dengan porsi terbesar tahun ini.
Sementara itu, TPA yang masih menggunakan sistem open dumping berisiko pengurangan nilai bahkan otomatis gugur.
Sebaliknya, daerah yang memiliki Rencana Induk Persampahan (RIPS) dan menerapkan teknologi pengolahan sampah akan mendapatkan nilai tambah.
Sementara itu, Bupati Bangka Fery Insani mengajak seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat untuk bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan.
"Menjaga kebersihan bukan hanya saat ada penilaian Adipura saja.
Daerah ini memang harus bersih dan itu tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan," ujar Fery Insani.