Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga menghadirkan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
BACA JUGA:2 Kasat Dan 1 Kapolsek Polres Bangka Barat Berganti
Penyuluhan stunting, Posyandu dan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) turut menjadi agenda untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan penyakit sejak dini.
Sementara itu, penyuluhan di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Kampanye kreatif juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat pesan-pesan pembangunan dan kebersamaan.
BACA JUGA:Tim Hantu Polres Bangka Barat Tangkap Zu Bandar Sabu
Pembukaan TMMD ke-130 dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Kasdam II/Sriwijaya, Kasrem 045/Garuda Jaya beserta Kasiter, Dandim 0431 Bangka Barat Letkol Czi Fadil, Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman, Ketua DPRD H Badri Samsu, Wakapolres Kompol Singgih Aditya Utama, perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri, Sekda Abimayu, perwakilan Danlanal Bangka Belitung, Danyonif 946/DM, Ka Korum 147/KGJ, Ketua Persit KCK Cabang LV Dim 0431 beserta pengurus, perwakilan PT Timah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta undangan.
Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memastikan program berjalan sesuai sasaran serta kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Perpusda Bangka Barat Hadirkan Tata Pamer Naskah Kuno
Melalui TMMD ke-130 kata Markus, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Kodim 0431/Bangka Barat berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat dari infrastruktur, tetapi juga dirasakan melalui peningkatan akses pelayanan, kesehatan, lingkungan, dan kapasitas masyarakat.
"Dengan waktu pelaksanaan sekitar satu bulan, keberhasilan program ini akan ditentukan oleh penyelesaian sasaran secara tepat waktu, kualitas hasil pekerjaan, serta keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat Desa Sinar Manik dan wilayah Kecamatan Jebus,"harapnya.
BACA JUGA:Pastikan Kualitas dan Ketepatan Waktu, Kakanwil Kemenkum Babel Tinjau Progres Renovasi Gedung Kantor
BACA JUGA:Perpusda Bangka Barat Hadirkan Tata Pamer Naskah Kuno
BACA JUGA:Jejak Pengabdian dan Kebersamaan, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Temu Pisah Kadiv P3H