"Walaupun dengan angka Rp20 juta, bisa membuat rumah yang layak bagi keluarga di Pangkalpinang, kalau ada tambahan swadaya," ujarnya.
Ia menambahkan keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada besaran bantuan pemerintah, tetapi juga kemauan penerima untuk berkontribusi dalam proses pembangunan rumah.
"Beberapa masyarakat bisa. Tahun kemarin 50, tahun ini 18 sudah selesai. Berarti kan bisa.
Kalau memang banyak semangat, mungkin dengan bantuan keluarga juga bisa mendukung," katanya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga penerima bantuan dapat terus diperkuat sehingga penanganan RTLH dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.
BACA JUGA:Pemkot Gelar Pasar Murah Daging Ayam
BACA JUGA:Wako Udin Ajak Perkuat Literasi Kebangsaan di Hari Kesaktian Pancasila