DPKP Babel: Produksi Beras Petani Bangka Selatan Surplus

Jumat 18-09-2026,08:35 WIB
Reporter : Septi/ant
Editor : Govin

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan produksi beras petani Kabupaten Bangka Selatan 2025 mencapai 26.507 ton, atau surplus untuk memenuhi konsumsi beras masyarakat di daerah itu sebanyak 19.335 ton.

"Saat ini Bangka Selatan menjadi satu-satunya daerah di Kepulauan Bangka Belitung yang mencapai tingkat ketersediaan beras di atas 100 persen yaitu sebesar 137,09 persen," kata Kepala DPKP Provinsi Kepulauan Babel, Kurniawan di Pangkalpinang, Kamis.

BACA JUGA:Pemkab Bangka Tegaskan Siap Laksanakan dan Ekspose Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit

Ia mengatakan produksi beras petani di Kabupaten Bangka Selatan pada 2025 tercatat 26.507 ton atau setara 29.483 ton gabah kering giling (GKG) dan angka ini jauh di atas kebutuhan beras masyarakat di Bangka Selatan pada 2026 diproyeksikan sebesar 19.335 ton, sehingga daerah itu surplus produksi.

"Alhamdulillah, produksi beras petani di Bangka Selatan ini tinggi, sehingga menghasilkan surplus produksi untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat di kabupaten tersebut," katanya.

BACA JUGA:Manchester United Kaget Bintang Mudanya Mau ke Real Madrid

Ia menyatakan keberhasilan swasembada beras di Bangka Selatan ini sejalan dengan Program DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam percepatan swasembada pangan yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani di daerah ini.

"Bangka Selatan berhasil menjadi daerah swasembada beras karena luas lahan baku sawah (LBS) yang memadai, yaitu 15.356 hektare dan terbesar di antara kabupaten lainnya di Kepulauan Babel ini," katanya.

BACA JUGA:Baru Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harga REDMI Watch 6 Active & Smart Band 11

Selain itu, produktivitas pertanian yang tinggi dan ini tercermin dari produksi beras (setara GKG) mencapai 29.483 ton, jauh melampaui kebutuhan konsumsi tahunan.

"Penerapan strategi peningkatan produksi, seperti penggunaan benih bermutu, peningkatan indeks pertanaman, dan perbaikan mutu hasil panen melalui alsintan pasca panen," katanya.

BACA JUGA:Adu Mantap Motor Petualangan 250 CC dari Kawasaki, Honda, Suzuki dan Yamaha, Ini Spesifikasi dan Harganya

Ia menyatakan dukungan infrastruktur pertanian, termasuk rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) dan jalan usaha tani yang memudahkan aktivitas produksi petani sebagai pendukung Bangka Selatan menjadi daerah swasembada pangan di daerah ini.

"Bangka Selatan berhasil menjadi daerah swasembada beras, karena komitmen daerah dalam pengendalian alih fungsi lahan, sehingga luas lahan pertanian produktif tetap terjaga," katanya.

BACA JUGA:Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Babel Perkuat Komitmen Hadirkan Layanan Kelistrikan Terbaik

Kategori :