BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Rasa kantuk saat berkendara sering kali dianggap sebagai hal sepele.
Padahal, kondisi tersebut dapat menyebabkan microsleep, yaitu kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu yang sangat singkat tanpa menyadarinya.
Meski hanya sesaat, microsleep dapat membuat pengendara kehilangan fokus dan kendali terhadap sepeda motor.
BACA JUGA:Honda Babel Ajak Personel Denpom II/5 Bangka Jadi Pengendara yang Lebih Aman dan Bertanggung Jawab
Honda Babel mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh mulai lelah atau mengantuk.
Keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kondisi sepeda motor dan perlengkapan keselamatan, tetapi juga kesiapan fisik dan konsentrasi pengendara.
BACA JUGA:Hadir Serentak di 131 Lokasi dengan Penawaran Menarik, BRI KKB National Expo Torehkan Rekor MURI
PIC Safety Riding Honda Babel, Hariyansha, menjelaskan bahwa microsleep dapat terjadi tanpa disadari, sehingga menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh pengendara.
“Microsleep sering kali tidak terasa.
Pengendara mungkin merasa masih sanggup melanjutkan perjalanan, padahal tubuh sudah membutuhkan istirahat.
Ketika terjadi microsleep, fokus dan kemampuan merespons kondisi di jalan dapat terganggu,” ujar Hariyansha.
Microsleep dapat lebih mudah terjadi ketika pengendara mengalami kurang tidur, kelelahan, atau berkendara dalam waktu yang cukup lama.
Kondisi jalan yang monoton juga dapat membuat rasa kantuk semakin sulit dilawan.
Karena itu, pengendara perlu mengenali tanda-tanda tubuh mulai kehilangan konsentrasi, seperti sering menguap, kelopak mata terasa berat, sulit mempertahankan fokus, atau mulai tidak mengingat beberapa bagian perjalanan.