Menurut Rita, pengembangan energi berkelanjutan juga harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar pembangkit.
“Bagi kami, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai teknologi pembangkit yang ramah lingkungan.
Yang tidak kalah penting adalah bagaimana keberadaan PLN dapat tumbuh bersama masyarakat, membuka ruang bagi talenta lokal, serta menciptakan nilai tambah bagi daerah. Inilah semangat yang terus kami jaga di Ulumbu,” tambah Rita.
BACA JUGA:Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Komitmen tersebut tercermin dari pemberdayaan tenaga kerja lokal di PLTP Ulumbu. Dari total 87 pegawai, sebanyak 84 pegawai atau sekitar 96,55 persen berasal dari Nusa Tenggara Timur.
Hal ini menunjukkan peran pembangkit tidak hanya dalam menjaga keandalan kelistrikan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk tumbuh dan berkontribusi dalam pengelolaan energi nasional.
Rita mencatat, dengan produksi energi listrik mencapai lebih dari 52.000 Megawatt hour (MWh) per tahun, pemanfaatan energi panas bumi di Ulumbu juga memberikan dampak positif terhadap upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil.
Operasional PLTP Ulumbu mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak hingga lebih dari 12 juta liter per tahun, sekaligus menghindari emisi sekitar 20.000 ton CO₂ per tahun.
Nilai tambah energi hijau PLTP Ulumbu juga semakin diperkuat melalui pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC).
Hingga kini, lebih dari 1.500 REC yang berasal dari PLTP Ulumbu telah dimanfaatkan oleh sektor industri dan masyarakat.
REC menjadi instrumen yang memungkinkan pelanggan memperoleh pengakuan atas penggunaan listrik yang bersumber dari EBT.
Dalam aspek keselamatan dan pengelolaan pembangkit, PLTP Ulumbu juga telah memperoleh berbagai apresiasi melalui Subroto Awards, antara lain pada tahun 2018, 2019, 2021, dan 2022 dalam kategori keselamatan dan kesehatan kerja serta _engineering_ di lingkungan pembangkit panas bumi.
BACA JUGA:Babak Baru Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto Resmi Jadi Kalapas
Rita menegaskan, PLN UIK Dwipantara akan terus menjaga keandalan operasional PLTP Ulumbu sekaligus memperkuat implementasi keselamatan kerja, efisiensi, dan prinsip keberlanjutan.
“Energi panas bumi adalah salah satu modal besar Indonesia untuk menuju masa depan energi yang lebih hijau.