Islamic Centre Tanam 2000 Batang Cavendish, Pesantren Pertama Budidaya si Kuning Melengkung

Jumat 14-08-2026,12:06 WIB
Reporter : Yudi
Editor : Govin

Skema tersebut membuat budidaya cavendish menjadi lebih terarah.

Misalnya saja dicontohkan ustadz Sukar soal penjualan.

Ketika cavendish tersebut dipanen, CV tersebut akan membelinya.

Dengan demikian, tidak bingung lagi mencari pembeli.

“CV tersebut juga akan memberikan solusi jika ada kendala dalam proses penanaman, dan perawatan,”imbuhnya.

BACA JUGA:Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Bangka Tengah, Ada Aksi Bersih Lingkungan dan Umrah Gratis

Ustadz Sukar pun memprediksi, dalam waktu sembilan bulan sejak ditanam, cavendish tersebut sudah panen. 

Berdasarkan pengalaman, kata dia, satu tandan bisa mencapai berat 20 Kg.

Artinya, dengan 2000 batang kelak, akan menghasilkan 40 ribu Kg cavendish.

Adapun harga saat ini berkisar di Rp 4 ribu/Kg.

Maka ustadz Sukar merinci, dalam satu hektar bisa menghasilkan Rp 160 juta. 

“Hasil penjualan ini bisa digunakan untuk membayar investasi dari CV. Bisa dilakukan dengan mencicil,”katanya.

Ustadz Sukar berharap budidaya cavendish ini berjalan lancar sesuai dengan rencana.

Sehingga bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi Islamic Centre Sungailiat.

“Ini berawal dari niat baik kita. Insyallah hasilnya pun akan baik juga,”pungkasnya.

BACA JUGA:Di Tengah Keterbatasan, Bantuan PT TIMAH Ringankan Perjuangan Keluarga Warga Kundur

Kategori :