Pengguna yang berhak meliputi sektor transportasi darat, usaha perikanan, layanan umum pemerintah, transportasi air, usaha pertanian, serta pelaku usaha mikro.
Pihak Pertamina juga memastikan bahwa ketahanan energi di wilayah Bangka Belitung saat ini berada dalam posisi yang aman.
Pasokan berkala terus berjalan lancar melalui dua jalur suplai utama (supply point), yakni Depot Pangkalbalam di Pulau Bangka dan Depot Tanjungpandan di Pulau Belitung.
BACA JUGA:KPU Bangka Barat Perkuat Peran Rumah Pintar Pemilu Edukasi Pemilih
"Untuk saat ini, stok di depot dan penyaluran BBM dalam kondisi aman serta berjalan lancar. Stok ini akan bergerak dinamis seiring dengan jadwal kedatangan kapal suplai yang terus merapat secara konsisten," ujar Satriyo.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, PT Pertamina Patra Niaga, serta instansi vertikal terkait lainnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengelolaan energi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
BACA JUGA:SKKL Rising 8 Tergelar, Konektivitas Digital Indonesia Semakin Andal
BACA JUGA:KPU Bangka Barat Perkuat Peran Rumah Pintar Pemilu Edukasi Pemilih
BACA JUGA:Truk Kecelakaan Mobil Tangki Ungkap Skandal Solar di Belitung, 9 Orang Jadi Tersangka