Program pelatihan ini diharapkan dapat membangun pola pikir kewirausahaan yang lebih adaptif sehingga pelaku usaha mampu menangkap peluang pasar dan menghadapi tantangan bisnis dengan lebih baik.
Tak hanya itu, PT TIMAH juga membantu meningkatkan produktivitas UMKM melalui penyediaan alat bantu produksi.
Pada tahun 2025, sebanyak 24 mitra binaan menerima bantuan peralatan usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
BACA JUGA:PWI Basel Beri Ultimatum Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Tak Ada Permintaan Maaf Cinda Grup
Bantuan alat produksi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses kerja, menjaga kualitas produk, serta memperbesar kapasitas produksi sehingga pelaku usaha dapat memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.
Serli Heryani, salah satu mitra Binaan PT TIMAH mengatakan, kini usahanya mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran setelah menjadi mitra binaan PT TIMAH (Persero) Tbk.
BACA JUGA:Ombudsman Babel Apresiasi Pelayanan Haji Kloter 7, Dorong Perbaikan Fase Debarkasi
Melalui program PUMKM yang mencakup bantuan permodalan, pelatihan, hingga pendampingan usaha telah membantu usahanya dnegan brand Mama Naya Bolen kian dikenal masyarakat bisa meningkatkan kapasitas produksi karena didukung oleh tambahan peralatan usaha seperti oven dan showcase yang diperoleh dari dana pinjaman PUMK.
“Alhamdulillah, sejak menjadi mitra binaan, usaha saya semakin berkembang.
Penjualan juga meningkat, bahkan untuk momen hari raya tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Serli.
BACA JUGA:Transaksi Aman & Praktis dengan BSB Mobile!
Tak hanya dari sisi permodalan, Serli juga merasakan manfaat pelatihan yang diberikan PT TIMAH, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha.
Hal ini membantunya dalam mengatur arus kas dan merencanakan pengembangan bisnis secara lebih terarah.
“Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu mengembangkan usaha saya.
Kalau tidak ada program ini, mungkin usaha saya tidak bisa berkembang seperti sekarang,” ungkapnya.
BACA JUGA:Diduga AS, RO dan Oknum DPRD Provinsi Pemilik Tambang di Perkantoran Pemkab Basel yang Disidak