BACA JUGA:ISB Atma Luhur Belinyu Gelar Dialog Kebangsaan, Perkuat Karakter Generasi Muda Cegah Radikalisme
Selain larangan terlibat dalam pertambangan, Danrem juga mengingatkan seluruh prajurit untuk menjaga diri dari berbagai pelanggaran lain, terutama penyalahgunaan narkotika.
Tidak hanya persoalan kedisiplinan dinas, perhatian besar juga diberikan terhadap keharmonisan rumah tangga masing-masing anggota.
"Selain menjauhi tambang dan narkoba, jaga selalu keharmonisan keluarga. Bagi saya, keberhasilan seorang prajurit dinilai jika ia tidak terlibat dalam pelanggaran apa pun, dan sekaligus mampu membina keluarga dengan baik.
Karena keluarga yang harmonis adalah pondasi kekuatan kita dalam menjalankan tugas negara," pesan Brigjen Nur Wahyudi kepada seluruh anggota yang hadir.
BACA JUGA:PT Timah Dukung Fasilitas untuk Karang Taruna di Kecamatan Sinar Bulan