PT Timah Perkuat Langkah Dekarbonisasi, Bidik Net Zero Emission 2060

Rabu 13-05-2026,21:23 WIB
Reporter : Agus Putra
Editor : Govin

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Komitmen terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) terus diperkuat PT TIMAH (Persero) Tbk melalui berbagai langkah strategi dan implementasi roadmap dekarbonisasi untuk mencapai target net zero emisi pada tahun 2060.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT TIMAH menjalankan berbagai aksi mitigasi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan emisi karbon di seluruh aktivitas operasional perusahaan.

BACA JUGA:Polda Babel Limpahkan Tersangka Pemilik Jutaan Rokok Ilegal ke Kejari Belitung

Salah satu langkah strategi yang dilakukan PT TIMAH adalah melakukan transisi penggunaan energi fosil menuju sumber energi yang lebih rendah emisi.

Upaya ini diwujudkan melalui pemanfaatan biodiesel secara bertahap, mulai dari B20 hingga saat ini B40, sejalan dengan kebijakan dan regulasi pemerintah, guna mendukung operasional perusahaan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selain penggunaan biofuel, perusahaan juga mulai memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan solar cell dan penggunaan energi alternatif lainnya yang dinilai mampu mengurangi pengurangan emisi GRK secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Bupati Fery Insani Ajak Pengusaha Dukung Pembangunan: Dana CSR untuk Masyarakat

Langkah dekarbonisasi juga diterapkan di unit usaha PT Timah Industri melalui penggunaan bahan bakar gas serta pemasangan solar photovoltaic (solar PV) di area operasional dan kawasan reklamasi.

“Upaya dekarbonisasi menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan untuk mewujudkan operasional pertambangan yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan,” kata Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, Rabu (13/5/2026).

BACA JUGA:Kemenbud RI dan Pemkot Pangkalpinang Perkuat Sinergi Budaya

Anggi menambahkan, penerapan energi rendah emisi, pengembangan energi baru terbarukan, hingga program berbasis solusi alam menjadi langkah nyata perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara intuisi lingkungan dan keberlangsungan bisnis perusahaan di masa depan.

Tidak hanya itu, perusahaan juga menjalankan program carbon offset melalui kegiatan penanaman pohon dan reboisasi hutan sebagai strategi penyerapan karbon.

Program berbasis solusi alam atau solusi berbasis alam ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi perusahaan dalam mengurangi emisi karbon secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Koperasi Plasma Membeli TBS Luar Desa, Kurniawan : Jangan Dijadikan Kepentingan Oknum

Untuk mendukung target jangka panjang tersebut, PT TIMAH juga terus melakukan penelitian dan pengembangan teknologi ramah lingkungan yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Kategori :