Jumlah peserta UTBK-SNBT di UBB tercatat sebanyak 3.561 orang, sedangkan di SMKN 1 Tanjungpandan sebanyak 763 peserta. Pelaksanaan di Tanjungpandan yang melayani peserta dari wilayah Pulau Belitung dan sekitarnya juga berlangsung tertib.
Panitia setempat memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk komputer, jaringan internet, serta sistem cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis. Petugas juga aktif memberikan arahan kepada peserta terkait tata tertib dan alur ujian.
BACA JUGA:Hadapi Dinamika Global, Rektor UBB Prof. Ibrahim Minta Wisudawan Miliki Daya Adaptif
Salah satu peserta, Michelie Sianturi, mengaku memilih Program Studi Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai pilihan pertama dan Kedokteran Universitas Lampung sebagai pilihan kedua.
Ia menyebut minat tersebut telah tumbuh sejak kecil dengan cita-cita menjadi dokter.
Peserta lainnya, Lauretta Marinson dari SMA Dian Harapan Bangka, memilih Program Studi Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai pilihan pertama dan Kedokteran UBB sebagai pilihan kedua.
Ia mengungkapkan pilihannya didasarkan pada penyesuaian nilai serta dorongan dari lingkungan pertemanan. Keduanya mengaku optimistis dapat lolos UTBK-SNBT tahun 2026.
BACA JUGA:59 Anggota Korpri Tujukan Bakat Terbaik di MTQ Tingkat Unit Provinsi Babel 2026
Untuk menjaga integritas, baik di UBB maupun di SMKN 1 Tanjungpandan diterapkan prosedur ketat, mulai dari pemeriksaan dokumen peserta, larangan membawa perangkat komunikasi ke dalam ruang ujian, hingga pengawasan berbasis sistem dan petugas.
Pelaksanaan UTBK-SNBT di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dijadwalkan berlangsung hingga 29 April 2026 dalam beberapa sesi.
Melalui penyelenggaraan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik serta memperoleh hasil maksimal sebagai bagian dari proses menuju pendidikan tinggi.