BABELPOS.ID - Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa membungkam kritik setelah menyingkirkan Benfica yang dilatih Jose Mourinho dan Manchester City yang diasuh Joseph "Pep" Guardiola dari Liga Champions.
Arbeloa mengaku bahwa awalnya tidak percaya bisa bersaing menghadapi dua pelatih kenamaan seperti Mourinho dan Guardiola, namun ia merasa beruntung karena mempunyai pemain dengan kualitas yang sangat baik.
"Mereka mengkritisi saya karena mempunyai pemain yang lemah. Dua bulan yang lalu saya tidak percaya bahwa saya berada hingga sejauh ini (di Liga Champions)," ujar Arbeloa dalam keterangan resmi klub, Rabu.
Los Blancos mengunci tiket perempat final Liga Champions setelah menggilas Manchester City lewat agregat 5-1 pada babak 16 besar yang berlangsung di Etihad Stadium, Manchester, Rabu.
Menghajar Guardiola, Arbeloa mengakui bahwa kemenangannya tidak murni diperoleh hanya dari segi taktik namun juga pendekatan di dalam permainan.
"Saya tidak melihat kemenangan tersebut. Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya akan menang di atas kertas dari pelatih seperti Guardiola, yang telah menjalani 1000 pertandingan dan berada di pelatih elit dan memenangkan banyak trofi," kata pelatih asal Spanyol tersebut.
BACA JUGA:Kejar 4 Gol Lawan Madrid, Pep Guardiola Minta Pemain City Tampil Sempurna
BACA JUGA:Hasil Drawing 16 besar Liga Champions: Lagi, Ada Laga Madrid Vs City
Arbeloa berpendapat bahwa kemenangan ini diperoleh berkat kerja keras dari para pemain yang mampu mengeksploitasi kekurangan dari The Citizens.
"Jika kami telah memenangkan kualifikasi itu berkat kerja para pemain. Sebagai pelatih, saya selalu menganalisis lawan dan melihat bagaimana bisa menyakitinya," ujar Arbeloa.
Di babak perempat final nantinya, Real Madrid masih menunggu calon lawan antara Bayern Muenchen atau Atalanta yang masih akan memainkan laga leg kedua babak 16 besar pada Kamis dinihari WIB.
Sementara, pemain Real Madrid Vinicius Junior menyebut kemenangan timnya atas Manchester City menjadi titik balik meningkatnya kepercayaan dirinya dan rekan-rekannya di sisa musim ini.
"Ini adalah momen yang penting. Semua pemain tahu pertandingan yang baik akan datang, dan ketika Madrid bermain di kompetisi ini (Liga Champions), semuanya berubah; penggemar berubah, dan pemain berubah. Kami siap untuk apa yang akan terjadi selanjutnya," ungkap Vinicius.
Vinicius mengaku sangat antusias untuk bisa membawa Los Blancos kembali memperoleh gelar juara di Liga Champions setelah terakhir terjadi pada musim 2024/2025.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Arsenal Lolos Sempurna, Madrid dan PSG Harus Playoff