Bertengkar dengan Pacar, Duda Anak Satu di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis 12-03-2026,09:22 WIB
Reporter : Agus
Editor : Jal

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Seorang pria berinisial Q alias Kokod (30) ditemukan tewas tergantung di rumah tinggalnya di Jalan Tenggiri Pangkalarang RT. 05 Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, pada dini hari Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. 

Kejadian ini diduga terkait konflik dengan pacarnya sebelum kejadian terjadi.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa personel Polsek Taman Sari langsung merespons informasi dari warga terkait penemuan mayat korban. 

"Setelah menerima laporan, tim kami segera mendatangi TKP. Selanjutnya tim gabungan dari Polresta juga turut serta untuk mengolah lokasi kejadian secara menyeluruh," ujar Kapolresta.

Korban yang berstatus duda dengan satu anak tersebut tinggal sendiri di rumahnya. Penemuan mayat dilakukan oleh kakaknya sendiri, Arianto (35). Menurut saksi, pada Rabu (11/3/2026) pukul 23.40 WIB, ia mendapatkan pesan singkat dari pacar korban bernama Juliana alias Yuli yang menyampaikan bahwa korban berniat untuk menggantung diri.

"Saat saksi tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi gantung diri di ruangan tamu. Saksi langsung menurunkan mayat dan meminta bantuan dari warga sekitar," jelas Kombes Pol Max.

 BACA JUGA:Pegawai Kelurahan di Belinyu Ditemukan Tewas Tergantung, Tinggalkan Surat Wasiat untuk Sang Ibu

BACA JUGA:Izin Pergi ke Kebun, Seorang Pria di Kecamatan Payung Ditemukan Tergantung di Pondok

Petugas yang mengolah TKP menemukan beberapa barang bukti, antara lain satu buah tali tambang kecil yang diduga digunakan sebagai alat untuk menggantung diri, satu unit ponsel Xiaomi warna perak, tas pinggang berwarna coklat, satu bungkus rokok merek 68 beserta korek api, tiga gelas minuman energi Panther, serta baju kaos berwarna abu-abu dan celana hitam yang dikenakan korban.

"Dari pemeriksaan awal pada perangkat ponsel korban, ditemukan indikasi bahwa sebelum kejadian, korban telah mengalami pertengkaran dengan pacarnya melalui pesan WhatsApp," terangnya.

Sekitar pukul 00.25 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Piket Pamapta Polresta Pangkalpinang, Piket SPKT Polresta, Piket Sat Reskrim Polresta, Piket Intelkam Polresta, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta, serta personel Polsek Taman Sari beserta Bhabinkamtibmas Kelurahan Ketapang tiba di lokasi. Tim tersebut melakukan serangkaian tindakan termasuk dokumentasi, pengamanan TKP, dan pembuatan laporan resmi.

Kemudian sekitar pukul 01.57 WIB, jenazah korban dibawa ke RSUD Depati Hamzah menggunakan mobil ambulans dari Masjid Baitul Lil Muslimin untuk dilakukan pemeriksaan luar. 

Namun, pihak keluarga korban mengajukan penolakan terhadap pelaksanaan otopsi atau visum bagian dalam, dengan membuat surat pernyataan resmi yang diterbitkan oleh Sat Reskrim Polresta Pangkalpinang.

"Meskipun keluarga telah menolak otopsi, penyelidikan kasus ini akan tetap kami lanjutkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kami akan melakukan segala upaya untuk mengungkap seluruh fakta dan memberikan kepastian hukum terkait kejadian ini," pungkas Kombes Pol Max Mariners.

BACA JUGA:Prema Al Mukarromah Tewas Tergantung Malam Jumat di Perumahan Zikri Residence Pangkalpinang, Pemicunya....

Kategori :