BABELPOS.ID, TOBOALI - Kehadiran Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ini membawa angin segar.
Saat ini Satgas TMMD kebut percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga setempat.
BACA JUGA:Bianglala Toboali Comeback, Evie Sastra : Siap Gaet Wisatawan dan Geliat UMKM
Komandan Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di pulau terpencil didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat akan aksesibilitas jalur ke Sawah.
“Keterisolasian wilayah menjadi kendala utama mobilitas warga.
TMMD datang untuk merajut asa, membangun konektivitas, dan mendekatkan pelayanan,”ucapnya, Senin (23/02).
Program yang berlangsung selama satu bulan ini diharapkan dapat menjadi pemicu perputaran roda ekonomi di Pulau Lepar, sekaligus menegaskan komitmen TNI AD dalam mengatasi kesulitan rakyat di wilayah terdepan Indonesia.
Fokus pembangunan diarahkan pada pembukaan jalan penghubung antardesa sepanjang 5,5 km Lebar 7 Meter serta siring, bangun rumah tidak layak RLTH, sumur Bor, serta perbaikan fasilitas umum seperti Mushola dan renovasi rumah tidak layak huni.
BACA JUGA:AS Tak Ada di Rumah Kaposang Saat Penggerebekan Bareskrim, Status Belum Tersangka
“Pengerjaan saat ini terus di kebut siang dan malam karena saat ini cuaca tidak menentu dimana saat hujan bisa terhenti sementara pengerjaan jalan, saat tidak hujan dikerjakan semaksimal mungkin agar saat penutupan jalan 100% selesai,” sebutnya.
Dikatakan Dandim, bahwa hingga saat ini pengerjaan sudah mencapai 60 persen.
Bukan itu saja, selain kegiatan fisik pihaknya juga melakukan berbagai macam pelayanan maupun kegiatan bersama masyarakat kepulauan.
BACA JUGA:Ini Minuman Pagi Terbaik untuk Pengidap Kolesterol
Pelayanan ini seperti layanan posbindu, kegiatan keagamaan bersama tokoh masyarakat, warga dan tokoh agama, berolahraga bersama, penanaman 300 batang pohon dan mengajak membersihkan sampah di pesisir.