// Mulai dari Pendidikan hingga Konservasi Lingkungan Hidup
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui implementasi berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada tahun 2026.
Program-program ini berfokus pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan sosial budaya, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial di wilayah operasional perusahaan.
BACA JUGA:PT Timah Tbk Respon Kecelakaan Tambang Pondi yang Timbun 7 Pekerja
Melalui Divisi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), PT TIMAH akan melaksanakan beberapa inisiatif unggulan yang meliputi Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), TJSL, dan Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).
Di sektor Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT TIMAH telah menyiapkan berbagai program strategis yang menargetkan pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan, kesejahteraan sosial, dan penguatan ekonomi lokal berdasarkan potensi daerah.
BACA JUGA:PT Timah Tbk Berikan Pelatihan Bagi Ratusan Guru
Di sektor pendidikan dan sosial, perusahaan akan melanjutkan program-program seperti Sekolah Berasrama Pemali, Literasi Guru, Program Gerakan Cermat, Program Dukungan Penyandang Disabilitas, dan Beasiswa Pendidikan Tinggi.
Inisiatif-inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara inklusif.
BACA JUGA:Enam Sudah Ditemukan, Tersisa Satu Korban yang Masih Tertimbun di Tambang Pondi
Sementara itu, di sektor lingkungan dan konservasi, PT TIMAH akan melaksanakan Program Seribu Pohon untuk Bangsa, penanaman mangrove, tempat perlindungan ikan, penarik cumi-cumi, dan taman karang sebagai bagian dari upaya untuk melindungi ekosistem darat dan laut secara berkelanjutan.
BACA JUGA:PT Timah Tbk Lepas 45 Unit Coral Garden di 2025, Dukung Ekosistem Laut dan Pariwisata Bahari
Perusahaan ini juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program produktif seperti budidaya garam, budidaya bawang bombai, budidaya cabai, budidaya ikan air tawar di bekas lubang tambang, peternakan sapi, program peternakan terpadu, dan Program Kerajinan PEPAYA, yang mengembangkan produk penerangan untuk nelayan.
BACA JUGA:PT Timah Tbk Respon Kecelakaan Tambang Pondi yang Timbun 7 Pekerja
Selain itu, PT TIMAH Tbk mengembangkan desa-desa binaan, Program Ketahanan Pangan Tailong, Diversifikasi Nanas Badau, Program Insos Proper, Program Kemunting, dan pelestarian adat istiadat tradisional Mapur sebagai bentuk dukungan terhadap kearifan lokal dan ketahanan sosial masyarakat.