BKHIT Bangka Belitung Perketat Pengawasan Cegah Virus Nipah India

Jumat 30-01-2026,15:27 WIB
Reporter : Septi/ant
Editor : Govin

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperketat pengawasan lalu lintas produk pertanian dan peternakan di pelabuhan dan bandara, guna mencegah masuknya Virus Nipah dari India.

"Virus Nipah ini dapat menular dari hewan ke manusia dengan tingkat kematian yang tinggi," kata Kepala BKHIT Kepulauan Babel, Herwintarti saat sosialisasi bahaya Virus Nipah di Pangkalpinang, Kamis. 

BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat Optimalkan Peran PAUD Siapkan Generasi Emas

Ia mengatakan potensi masuknya virus itu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cukup tinggi, karena hamper 90 persen wilayah merupakan perairan dan memiliki banyak pelabuhan resmi maupun pelabuhan tidak resmi serta bandara di Pulau Bangka dan Belitung.

"Banyaknya pelabuhan di daerah ini tentunya adanya risiko masuknya Virus Nipah dan penyakit hewan serta tumbuhan yang perlu diwaspadai bersama, bagaimana mengantisipasi dan mencegah masuknya virus berbahaya ini," katanya.

BACA JUGA:Rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 di PT Timah Tbk Terus Berlanjut, Ada Lomba Timah Fire & Rescue Challange

Ia menyatakan virus tersebut merupakan patogen zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dengan tingkat kematian sekitar 40 hingga 75 persen atau cukup tinggi.

"Saat ini virus nipah ini sudah mewabah di India, sehingga dibutuhkan kerja sama dan sinergitas seluruh pihak untuk mencegah masuknya virus yang membahayakan kesehatan masyarakat dan pengembangan peternakan kambing, domba, babi dan lainnya di daerah ini," katanya.

BACA JUGA:Babel Perketat Pasokan Babi Jelang Imlek

Ia menekankan dalam menjaga kondusifitas masyarakat, maka diperlukan upaya-upaya bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar masyarakat tetap tenang menyikapi virus berbahaya ini.

"Kita berharap semua pihak termasuk media massa untuk memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat dengan tidak menimbulkan kepanikan yang akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi tidak baik di daerah ini," katanya.

Kategori :